Connect with us

Kepulauan Talaud

Akibat Mabuk, Pria Asal Desa Awit Tega Aniaya Ayahnya Dengan Pisau

Dimuat

pada

Tersangka penganiayaan terhadap ayah kandungnya, Pitres (41) saat digelandang ke Mapolsek Beo. //foto: hmspolres.

BEO – Kejadian penganiayaan oleh seorang anak terhadap ayah kandungnya menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau menggemparkan warga Desa Awit Kecamatan Beo Utara pada Sabtu (26/6/2021) sekira pukul 18.30 wita.

Diketahui lelaki berinisial PP alias Pitres (41) menganiaya korban yang merupakan ayah kandungnya yakni Pithein (74) tepatnya di jalan rabat beton (jalan setapak-red) ini lantaran pelaku diduga sudah dalam kondisi mabuk akibat dipengaruhi oleh minuman keras sehingga tega menganiaya ayahnya.

Kapolres Kepulauan Talaud melalui Kapolsek Beo Ipda Johan Atang menjelaskan kronologis kejadian menurut keterangan saksi AT alias Agustina bahwa sekira pukul 18.30 wita saksi pergi ke rumah keluarga Pasiak – Tumade untuk mengobati mata saksi dan pada saat sedang berada di dalam rumah, saksi mendengar ada teriakan orang yang meminta tolong.

Karena penasaran saksi keluar rumah ke arah teriakan tersebut, dan didapati korban Pithein sudah jatuh tersungkur ke tanah dimana hampir seluruh tubuhnya berlumuran darah dan saat itu juga saksi melihat ttersangka Pitres sedang mengejar korban sambil memegang sebilah pisau.

Melihat kejadian tersebut, saksi kemudian berteriak dan memarahi tersangka dan kemudian tersangka langsung pergi kembali ke rumahnya. Setelah itu saksi didatangi oleh beberapa warga dan mereka bersama-sama langsung melakukan pertolongan terhadap korban kemudian membawanya ke Puskemas Lobbo.

Menurut Kapolsek Beo bahwa akibat dari penganiayaan ini korban Pithein mengalami luka sabetan di bagian leher dan luka tusuk di bagian dada sebelah kiri.

Pihak Kepolisian yang mendapat informasi serta laporan dari warga langsung mendatangi TKP dan mengamankan tersangka bersama barang bukti ke Polsek Beo guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Kami langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengamankan tersangka bersama barang bukti ke Polsek Beo guna proses penyidikan lebih lanjut untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan tetap menghimbau agar keluarga korban tidak terpancing dengan kejadian tersebut,” ujar Atang. (tni)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?