Connect with us

Kepulauan Talaud

Akibat Mesin Alkon Rusak, Perahu Pajeko Asal Desa Alo Utara Tenggelam di Perairan Depan Desa Tabang!

Dimuat

pada

Situasi evakuasi perahu pajeko asal Desa Alo Utara yang tenggelam di perairan depan Desa Tabang oleh Kapal Laruna 2. //foto: hmspolres.

ALO UTARA – Kecelakaan di laut kembali terjadi. Nasib malang ini menimpa kapal penangkap ikan (pajeko-red) asal Desa Alo Utara Kecamatan Rainis, tepatnya di perairan depan Desa Tabang pada Kamis (16/12/2021) sekira pukul 06.00 wita.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Rainis Ipda Peter Nender menjelaskan kronologi kejadian yang berawal pada Kamis (16/12) sekira pukul 02.00 wita, perahu pajeko milik seorang warga Desa Alo Utara yakni Junus Larenggam beserta 12 anak buahnya berangkat menuju ponton. Saat itu cuaca masih dalam keadaan tenang. Sesampainya di ponton mereka mengikat tali perahu di rumpon untuk berlabuh sambil menunggu waktu untuk menebarkan jala untuk menangkap ikan.

Sekira pukul 05.00 wita dimulai kegiatan menangkap ikan dengan melepaskan jala ke dalam laut. Secara tiba-tiba pada saat itu cuaca berubah, laut mulai bergelombang dan angin kencang bertiup. Selesai menangkap ikan, mesin alkon penghisap air rusak, sehingga air yang masuk dalam perahu tidak dapat dibuang keluar dan kapal pajeko perlahan-lahan mulai tenggelam dan kemudian terbalik.

Melihat situasi ini anak buah perahu Gio Talamuda menghubungi Jun Taangga untuk meminta bantuan. Kemudian Jun bersama salah satu temannya Andris Mangawa bergegas menuju lokasi kecelakaan dengan menggunakan pamboat dengan jarak tempuh sejauh 1 mil dari Desa Alo Utara.

Sesampainya di lokasi kecelakaan para korban langsung dievakuasi ke atas pamboat, namun hanya delapan orang saja yang dapat dievakuasi dikarenakan kapasitas pamboat yang tidak memadai untuk dilakukan evakuasi secara menyeluruh.

Mereka kemudian menghubungi para kerabatnya yang ada di darat untuk meminta bantuan ke kapal Laruna 2 yang merupakan kapal penampung yang ada di Alo. Dengan demikian kapal Laruna 2 langsung merespon dan bergegas menuju lokasi kecelakaan.

Sekitar pukul 08.00 wita Kapal Laruna 2 menuju lokasi kecelakaan dengan waktu tempuh sekira 2 jam perjalanan. Dan sesampainya di TKP semua anak buah perahu pajeko langsung naik ke kapal dalam keadaan selamat.

Setelah mendapat pertolongan, selanjutnya para anak buah perahu pajeko bergerak menuju Desa Alo. Di tengah cuaca buruk tersebut, Kapal Laruna 2 berjalan perlahan-lahan sambil menarik perahu pajeko yang tenggelam tersebut.

Personil Polsek Rainis bersama personil Koramil 04/Rainis saat bertemu dengan para anak buah perahu pajeko yang tenggelam.

“Saat ini kapal sudah berada di Desa Alo dengan menyelamatkan 12 anak buah perahu dan tiga mesin perahu serta jala penangkap ikan,” kata Kapolsek Rainis. (tni)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?