Connect with us

Kepulauan Talaud

Apresiasi Kinerja YBTS di Moment FFD, Saweduling Ungkap Harapan E2L-MANTAP Untuk Sektor Pertanian di Talaud

Dimuat

pada

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Talaud bersama para Penyuluh Pertanian Lapangan di saat kegiatan Farmer Field Day (FFD) atau Hari Lapangan Petani pada Jumat (13/8/2021) di Desa Moronge Kecamatan Moronge. //foto: am.

MORONGE – Bupati dr Elly Engelbert Lasut, ME dan Wabup Drs Moktar Arunde Parapaga melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Drs Melksion Saweduling, MM, ME mengapresiasi kinerja Yayasan Bina Tani Sejahtera (YBTS) – Panah Merah selaku penyedia benih tanaman hortikultura berkualitas yang telah ikut menunjang program Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud khususnya di bidang ketahanan pangan.

Hal ini dikatakannya di sela-sela kegiatan Farmer Field Day (FFD) atau Hari Lapangan Petani pada Jumat (13/8/2021) di Desa Moronge Kecamatan Moronge.

Kegiatan yang dilaksanakan pada akhir pekan ini dilaksanakan DKPP Talaud melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP-red) dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL-red) bekerja sama dengan Yayasan Bina Tani Sejahtera – Panah Merah.

Dalam sambutannya Kepala DKPP Melksion Saweduling MM, ME mengatakan bahwa harapan Pimpinan Daerah kiranya dapat membawa perubahan dan kemajuan di sektor pertanian.

“Pak Bupati dan Wakil Bupati tentunya berharap bahwa dengan hadirnya Panah Merah di Kepulauan Talaud, kiranya akan bisa membawa perubahan dan kemajuan yang signifikan dalam bidang ketahanan pangan dan hortikultura demi terciptanya kedaulatan pangan di Bumi Porodisa,” ujar Saweduling.

Adapun selaku Ketua Panitia FFD Muhamad Fahmi Rizaldi Nawawi, S.P juga melaporkan bahwa kegiatan ini mencakup pada penyuluhan praktek pertanian hortikultura yang baik sesuai dengan GAP (Guidance Agricultural Practices) dan penjelasan mengenai kondisi yang ada di kebun percontohan serta melakukan panen pada tujuh jenis komoditas yang diusahakan.

“Kami (YBTS-red) mendukung program dan upaya pemerintah untuk ketersediaan suplai pangan dan gizi masyarakat dengan melakukan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membuat petani dan masyarakat lebih termotivasi dalam kegiatan budidaya pertanian komoditas hortikultura”, kata Technical Field Officer YBTS ini.

Dirinya juga menambahkan bahwa perlunya penyebaran informasi tentang optimisme petani, agar tetap bersemangat dalam menjalankan usaha taninya sehingga memiliki mata pencaharian dan perputaran roda ekonomi terus berjalan selama masa pandemi.

Senada Camat Moronge Geritje Bee, SH dalam pembukaan FFD juga mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan di kebun percontohan Kelompok Tani Dingkaren yang diketuai oleh Frets Hibor Tuangkalu di lahan milik Keluarga Tuangkalu-Wasida, dengan mengusung tema “Peningkatan Ekonomi Keluarga Dengan Menanam Sayuran”. Dalam usaha taninya poktan ini telah menanam tujuh jenis komoditas yaitu tomat, kacang panjang, ketimun, kangkung darat, pare, semangka dan jagung.

Dalam kesempatan yang sama Saweduling pun menyerahkan satu unit mesin pemipil jagung bantuan dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Daerah Provinsi Sulawesi Utara, yang dilanjutkan dengan demo pengoperasian perdana pemipilan jagung hasil panen dari kegiatan Hari Lapangan Petani ini.

“Dengan adanya mesin ini diharapkan dapat memaksimalkan hasil pertanian masyarakat. Gunakanlah serta rawat mesin ini dengan sebaik-baiknya agar bisa membawa manfaat dan kemajuan dalam usaha pertanian khususnya komoditas jagung,” tutupnya. (tni)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?