Connect with us

Kepulauan Talaud

Berdayakan Lahan Pekarangan Jadi Sumber Pangan, DKPP Pantau Poktan di Desa Tule Tengah

Dimuat

pada

Kunjungan DKPP bersama personil Lanal Melonguane dan Babinsa ke salah satu Poktan binaan di Desa Tule Tengah Kecamatan Melonguane Timur beberapa waktu lalu. //foto: am

TALAUD – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kepulauan Talaud turun langsung dalam rangka memantau salah satu Poktan binaan yang ada di Desa Tule Tengah Kecamatan Melonguane Timur. Kunjungan ini juga merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sebagai salah satu program pemerintah daerah demi menunjang ketersediaan pangan.

Pada kunjungan beberapa waktu lalu, Kamis (01/04/2021) Kadis DKPP Drs Melksion Saweduling, MM, ME ikut didampingi perwakilan Lanal Melonguane, Babinsa setempat dan Kepala Desa Tule Tengah, memantau langsung kegiatan Kelompok Tani Akasya mulai dari rumah bibit, kebun bibit dan kebun demplot serta berinteraksi dengan anggota poktan yang sedang beraktifitas di lokasi kebun.

Di saat yang sama dilakukan penyerahan sarana produksi (saprodi-red) berupa polybag, mulsa plastik, paranet, hand sprayer, pupuk dan obat-obatan hingga 7 jenis komoditi diantaranya benih atau bibit cabe, tomat dan sayuran.

Saweduling yang turut didampingi oleh Kepala Bidang Konsumsi dan Ketahanan Pangan Rony Tuage, S.IK, M.Si yang juga merupakan Sekretaris Tim Teknis P2L mengatakan bahwa program ini sangat bermanfaat dalam peningkatan ketersediaan pangan dan pemanfaatan lahan pekarangan untuk rumah tangga serta meningkatkan pendapatan rumah tangga melalui penyediaan pangan yang berorientasi pasar.

“Saya berharap agar poktan ini dapat berhasil dan terus berkelanjutan hingga musim tanam berikutnya serta bisa mengelola keuntungan hasil usaha kelompok dengan baik demi kesinambungan dan perkembangan kelompok. Target kita ialah harus menguasai pasar lokal di seluruh Talaud dengan produksi lokal hasil petani kita sendiri bukan dari luar, itu yang harus kita capai tiga bulan kedepan,” tukasnya.

Ketua tim teknis P2L ini juga menyebutkan bahwa kata kunci untuk mengembangkan kelompok ialah kebersamaan. Jadikanlah kebersamaan ini sebagai jiwa dan napas dari kelompok sehingga tujuan bersama dapat tercapai dan usaha kelompok menjadi berhasil. (tni)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?