Connect with us

Bitung

Bitung Zona Orange Penyalagunaan Narkoba, Kepala BNN Bitung: Banyak Pemain Lama

Dimuat

pada

BNN Kota Bitung mengelar diskusi terkait penyalgunaan narkoba bersama sejumlah wartawan, Jumat (06/08/2021)

BITUNG—Kota Bitung masuk pada zona orange penyalahgunaan narkoba. Hal ini disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bitung, dr Tommy Sumampouw, saat menggelar diskusi bersama dengan sejumlah wartawan di Riverside, Jumat (06/08/2021).

Menurut Tommy, dimasa pandemi covid-19 saat ini angka kasus peyalagunaan barang haram berupa ganja dan sabu mengalami kenaikan.

“Saat ini angka penyalagunaan obat keras cenderung turun dibandingkan dengan pengunaan ganja dan sabu yang mengalami peningkatan,” ujar Tommy.

Menurut Tommy, Kota Bitung saat ini masuk pada zona orange penyalgunaan narkoba. Artinya kata Tommy, di Kota Bitung lebih dominan ke pemakai, kurir dan pengedar narkoba.

“Kalau sudah masuk zona merah. Berarti sudah ada bandar besar narkoba di wilayah itu. Namun Bitung belum masuk kesana,” ujar Tommy.

Lanjut Tommy, kalaupun ada pengguna dan pengedar. Itu kata dia, hanya pemain kecil-kecilan yang merangkap sebagai pemakai narkoba dan ganja.

“Pun, itu juga hanya orang-orang lama yang merupaka residivis. Mereka ini sudah keluar masuk penjara akibat barang-barang haram ini. Setelah keluar mereka kembali menjadi pengedar. Dan saat ini transaksi yang digunakan terbilang moderen karena serba online,” kata Tommy.

Dia mengajak kepada masyarakat Kota Bitung untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba ini. Karena kata dia, para pengedar saat ini menyasar semua kalangan.

“Semua harus ikut andil memerangi peredaran barang-barang haram ini. Karena narkoba adalah musuh kita bersama. Selamatkan generasi bangsa kita dari narkoba,” ajaknya.

(JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?