Connect with us

Kepulauan Talaud

Diduga 200 Juta Dana PNPM Kecamatan Kabaruan Masuk Kantong Pribadi, Patricia ‘Nginap’ Di Lapas Lirung…

Dimuat

pada

Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Kepulauan Talaud dipimpin oleh Aiptu. Marco Agimat, SH bersama Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud Novri Pamsariang, SH melakukan serah terima berkas tahap II Dugaan tindak pidana korupsi dana SPP Kecamatan Kabaruan tahun 2013-2014

MELONGUANE — Diduga menilep dana simpan pinjam perempuan (SPP) yang merupakan salah satu program unggulan dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) sebesar Rp. 199.699.106,tersangka PT alias Patricia, salah satu warga kecamatan Kabaruan, akhirnya menginap di Lembaga Pemasyarakatan Lirung, Sabtu (25/09/2022).

Hal ini sampaikan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Kepulauan Talaud, IPTU. I Gusti Made Andre, STrK melalui Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi (Kanit Tipikor) Aiptu. Marco Agimat, SH pada saat penyerahan berkas perkara tahap II di Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud, di Melonguane.

“Hari ini telah dilaksanaan tahap II tersangka dan barang bukti perkara Tindak Pidana Korupsi setoran dana simpan pinjam perempuan PNPM Mandiri Pedesaan Kecamatan Kabaruan Kabupaten Kepulauan Talaud tahun anggaran 2013-2014,” ungkap Agimat.

“Berkas perkara tindak pidana korupsi setoran simpan pinjam perempuan PNPM Mandiri Pedesaan Kecamatan Kabaruan telah lengkap (P21) berdasarkan surat dari Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Talaud nomor : B-1427/P.1.17/Fd.1/10/2021 tertanggal 22 Okrober 2021 atas nama tersangka dugaan tindak pidana korupsi PT alias Patricia Totopandey,” terangnya.

Agimat menambahkan Unit Tipikor Polres Talaud telah melaksanakan giat Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti di Kantor Kejaksaan Negeri Melonguane atas nama tersangka PT alias Patricia dengan surat pengantar Nomor : R/632/Res 3.3/IX/2022/Reskrim tanggal 14 September 2022.

“Tahap II ini dilaksanakan dalam keadaan aman terkendali dan kondusif dan diterima langsung oleh Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Talaud Emnovri Pansariang SH. “Untuk kerugian sendiri hampir mencapai 200 Juta atau Rp 199.699.106. Dan saat ini tersangka telah di gelandang ke lapas lirung yang di dampingi juasa hukum tersangka,”pungkas Agimat.

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?