Connect with us

Minahasa Tenggara

Diduga Investor Asing PTI Kembali Beraksi di Ratatotok…

Dimuat

pada

Tampak alat berat milik Investor Asing PTI mulai ilang arah, Rabu (3/2).

Peliput : Royke Soeda

RATATOTOK,XManadoNew.co.id-Aktivitas Perusahan Tambang Ilegal (PTI) di kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa tenggara (Mitra) di keluhkan warga. 

Pasalnya, pada 2020 lalu perusahaan-perusahaan tanpa izin itu telah di tutup oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey bersama Bupati Mitra James Sumendap serta kapolda Royke Lumowa saat menjabat kapolda pada waktu itu. 

Menurut salah satu warga yang enggan namanya dipublis, nampaknya hal itu terkesan diabaikan oleh para investor asing. Karena sampai saat ini, mereka masih melakukan aktifitas pertambangan di area tersebut.

“Padahal lokasi tersebut telah dijadikan program lahan penghijauan. Namun sangat disayangkan, sejumlah alat berat seperti ekskavator masih melakukan aktifitas,” tutur narasumber terpercaya, Jumat (05/04).

Dengan begitu sambungnya, dapat memicu kerusakan lingkungan di kawasan hutan Ratatotok. Disamping itu, adanya kegiatan tersebut menimbulkan pertanyaan dari sejumlah warga yang tinggal di seputaran lokasi.

“Jika alat ini mulai melakukan kegiatan, apakah sudah mengantongi izin? Hingga saat ini kami belum pernah mendapat informasi jelas dari pihak terkait atau pun pemerintah setempat,” pungkasnya. (*)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?