Connect with us

Minahasa Tenggara

Diduga PT BLJ 5 Bulan Tak Bayar Gaji Karyawan.

Dimuat

pada

RATAHAN – Karyawan PT. Bangkit Limpoga Jaya (BLJ) yang beroperasi di Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), mengadukan nasib mereka ke Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Kamis (8/7/2021).

Para karyawan mengaku tidak mendapatkan gaji selama lima bulan, bahkan hak untuk makan minum serta tunjangan hari raya juga tidak diberikan oleh pihak perusahan.

Kedatangan para karyawan langsung di terima oleh Pemerintah Kabupaten Mitra yang diwakili Asisten Satu Janny Rolos didampingi Kepala Disnakertrans Fery Uway.

Setelah mendengarkan aspirasi para buruh, Asisten Satu Janny Rolos menyampaikan, pihaknya akan memanggil pihak Perusahan BLJ untuk mempertanyakan hak dari para pekerja.

“Terima kasih sudah menyampaikan asipirasi ini, nantinya, Pemkab akan memanggil pihak perusahan untuk duduk bersama menyelesaikan masalah tersebut,” ucap Rolos.

Rolos juga mengatakan, pihak perusahan wajib memberikan hak karyawan, karena itu menjadi salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan.

Upah atau gaji yang layak akan memacu seorang karyawan untuk bekerja dengan dedikasi yang lebih baik. Sedangkan gaji yang tidak layak tentu saja akan menyebabkan karyawan menjadi kurang berdedikasi.

Meskipun hal ini telah diketahui secara umum, namun ternyata masih ada perusahaan yang masih semena-mena dalam memperlakukan para karyawannya.

“Pemkab hanya menfasilitas para pekerja dan pihak perusahan, agar apa yang menjadi hak pekerja harus dibayarkan, karena buruh atau pekerja dilindungi dengan undang-undang,” kata Rolos didampingi Kepala Disnakertrans Fery Uway.

Ditambahkannya, perlindungan terhadap pekerja dimaksudkan untuk menjamin hak-hak dasar pekerja dan menjamin kesamaan kesempatan serta perlakuan tanpa diskriminasi atas apapun untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja.

“Peraturan perundang-undangan yang terkait dengan perlindungan bagi pekerja yakni Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dan peraturan pelaksana dari perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan,” pungkas Rolos

Komisaris PT.BLJ Arny Kumolontang saat dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa dirinya tidak mengetahui hal tersebut.

“Saya tidak tahu,itu urusan mereka (Management) itu saja,” ujar Komisaris PT.BLJ tersebut saat dikonfirmasi melalui telepon.(roykeyoshi)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?