Connect with us

Minahasa

DPRD Minahasa Siap Kawal Aspirasi Warga Desa Sea Terkait Pengembangan Perumahan

Dimuat

pada

Usai pertemuan, Ketua DPRD Glady Kandouw bersama sejumlah anggota Dewan berbincang-bincang dengan warga Desa Sea

MINAHASA – ketua DPRD Minahasa Glady Patricia Kandouw, SE bersama sejumlah anggota Dewan diantaranya Romy Leke dan Jeffry Wakari menerima kunjungan warga Desa Sea kecamatan Pineleng, Senin (13/4/2021) siang.

Kedatangan warga Desa Sea di kantor Dewan ini, meminta supaya wakil raykat yang berada di gedung Manguni, sebut kantot DPRD Minahasa supaya pengembangan perumahan yang sedang beraktivitas di Desanya dihentikan, karena disekitar lokasi tersebut terdapat mata air.

Menurut Sem Tumengkol koordinator warga Sea menyampaikan, kedatangan kami di gedung DPRD Minahasa ini meminta pembangunan perumahan yang dilakukan PT Bangun Minanga Lestari agar diberhentikan.

“Kami warga Sea berharap agar DPRD Minahasa bisa turun ke lokasi dan melakukan kajian kembali, terkait rencana pengembangan yang dilakukan oleh perusahan di Desanya. Sebab, hutan yang di bongkar untuk pembanguan perumahan itu, terdapat mata air dan sangat dibutuhkan masyarakat,”jelasnya.

Lanjut dikatakan Tumengkol, kepada siapa lagi kami harus mengadu permasalahan ini kalau bukan di DPRD Minahasa.

“Sekali lagi, kami warga Desa Sea bermohon supaya ada perhatian dari Dewan Minahasa terkait masalah yang dihadapi ini. Apalagi, menyangkut kebutuhan hidup orang banyak, karena jika tidak ada air semua orang akan menderita,”tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Minahasa Glady Patricia Kandouw, SE mengatakan bahwa Dewan Minahasa siap mengawal aspirasi masyarat Desa Sea tersebut.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait. Supaya masalah pengembangan perumahan yang dilakukan oleh PT Bangun Minanga Lestari di Desa Sea ada jalan keluarnya,”ungkap Glady.

Ditambahkan Ketua DPRD Minahasa, berdasarkan bukti-bukti otentik yang kami terima dari masyarakat Desa Sea, tempat pembangunan perumahan itu terdapat mata air. Dan, ternyata dilokasi tempat mereka membangun itu termasuk hutan lindung.

“Nah, Berdasarkan bukti-bukti yang disampaikan masyarakat Desa Sea dan hasil pengamatan kami ternyata dilokasi itu terdapat mata air kemudian hutan yang dibongkar tersebut merupakan hutan lindung. Jadi, dugaan kami pembangunan yang dikakukan perusahan tersebut tidak tepat sasaran. Untuk itu, sebagai wakil rakyat akan kawal aspirasi masyarakat ini sampai tuntas,”tegasnya. (Erwien Bojoh)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?