Connect with us

Kepulauan Talaud

E2L Tegaskan Pemda Wajip Prioritaskan Masyakarat

Dimuat

pada

Bupati Kepulauan Talaud, dr. Elly Engelbert Lasut, SE.,MM

MELONGUANE — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud terus memacu kinerja menghadapi ancaman dan wabah Covid-19.

Bupati Kepulauan Talaud dr Elly Engelbert Lasut (E2L), menyiapkan dan bahkan sudah menjalankan lima kebijakan besar sebagai tindakan mencegah dan menangani Covid-19.

Pertama, E2L memastikan kesiapan pangan atau sembako. Tercatat, Pemkab Talaud memiliki 200 ton cadangan beras pemerintah (CBP) di Bulog.

Ini sudah dan sementara didistribusikan ke masyarakat miskin yang ekonominya kena dampak Covid-19.Belakangan, ia juga mengusulkan lagi penambahan jumlah PKH.

“Beras cadangan pemerintah bagi Kabupaten Talaud telah disetujui dan  ditambah oleh Menteri Sosial sebanyak 250 ton. Berharap usulan penerima bantuan sosial PKH di Talaud bisa ditambah,” kata E2L, di Melonguane, belum lama ini.

Di sela-sela pelepasan, ia menekankan perilaku masyarakat dalam hal social distancing dan physical distancing, harus menjadi prioritas.

“Social Distancing dan Phisical Distancing harus menjadi prioritas, menggunakan masker serta mencuci tangan juga sangat penting. Perilaku ini harus disosialisasikan kepada seluruh masyarakat sampai di tingkat desa,” ungkap Lasut.

Ketiga, E2L menunjuk dua rumah sakit sebagai rumah isolasi dan penanganan pasien suspek Covid-19.

Ia memastikan kesiapan Rumah Sakit Bergerak (RSB) Gemeh sebagai rumah isolasi untuk ODP dan penanganan pasien suspek Covid-19.

“Kita punya dua rumah sakit yang akan menjadi tempat rujukan.  Walaupun yang sudah siap saat ini hanya Rumah Sakit Mala. Karena telah memiliki satu kamar khusus yang sudah siap optimal untuk melakukan perawatan jika seandainya ditemukan ada kasus positif Covid-19 di  Talaud,” jelas E2L.

“Ini imbas dari pembukaan bandara dan pelabuhan Talaud. Warga harus menandatangani surat keterangan bersedia diisolasi,” jelas E2L. 

Ia menambahkan, ada dua hal dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yaitu melakukan pencegahan di bidang kesehatan dan upaya antisipasi dampak ekonomi.

“Dua hal tersebut sesuai petunjuk dari presiden dan gubernur yang akan kita jabarkan di Kabupaten Kepulauan Talaud, sehingga bisa terlaksana hingga ke tingkat desa,” pungkas E2L

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?