Connect with us

Bitung

Gelar Reses, Ketua DPRD Sebut Ada “Hutang” Yang Harus Direalisasikan dan Diperjuangakan

Dimuat

pada

Aldo Nova Ratungalo saat reses, Selasa (06/04/2021)

BITUNG—Ketua DPRD Kota Bitung, Aldo Nova Ratungalo menyampaikan masih ada “hutang” atau janjinya yang belum terealisasikan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. 

Hal itu disampaikannya pada kegiatan reses yang digelar di Blessing Hill, Kelurahan Madidir Unet, Kecamatan Madidir, Selasa (06/04/2021). 

Di tempat itu, warga yang hadir diberikan kesempatan untuk menyampaikan segala keluhan dan aspirasi.

Seperti reses pada umumya, keluhan atau aspirasi yang disampaikan warga masih tetap pada perhatian Pemkot Bitung. Seperti masalah fasilitas publik, pelayanan air bersih, penanganan terhadap banjir lokal, hingga penyaluran bantuan sosial.

Cici Siby, salah satu warga Kelurahan Madidir Ure, Kecamatan Madidir menyampikan aspirasi mengenai wilayah tempat tinggalnya yang sudah bertahun-tahun tidak punya akses jalan memadai. 

Dia mengatakan jalan yang ada saat ini hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun dengan jalan kaki. Dia mengaku sangat kesuiltan dengan kondisi ini. 

“Jujur kami sangat kesulitan. Misalnya saja kalau ada yang meninggal, ambulans yang mengangkut jenazah tidak bisa masuk ke permukiman kami. Hanya diparkir di halaman Masjid Jami Syuhada lalu jenazahnya diangkat. Begitu juga kalau ada orang sakit. Harus jalan kaki atau terpaksa naik motor melalui jalan yang curam,” ungkapnya.

Dia pun mengeluh, selama ini belum ada upaya dari pemerintah Kota Bitung untuk membangun akses jalan yang dimaksud. 

“Sampai saat ini belum nampak upaya dari pemerintah untuk membangun jalan di wilayah kami ini. Memang beberapa tahun silam sempat ada pembangunan tapi hanya jalan paving. Nah, jalan itulah yang hingga kini digunakan warga untuk keluar-masuk ke permukiman mereka,” ujarnya. 

“Padahal ada lebih dari 200 kepala keuarga (KK)yang tinggal diwilayah itu. Di situ juga sudah terbagi dua kelurahan jadi sangat pantas kalau kami minta pembangunan jalan,” keluhnya. 

Sementara itu, Ketua DPRD Bitung, Aldo Nova Ratungalo mendengar keluhan warga tersebut langsung merespon dan menjamin akan segera menindaklanjutinya. 

Sebab kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bitung ini, aspirasi yang disampaikan terkait pembangunan jalan alternatif itu sudah pernah disampaikan pada reses sebelumnya. 

“Ini jadi hutang saya ke Ibu Cici dan warga di sana. Lalu Ibu Cici sudah pernah menyampaikan tapi memang sampai sekarang belum terealisasi. Saya sebenarnya sudah sampaikan ini ke Pak Wali Kota Bitung waktu itu, Pak Max Lomban. Tapi sudahlah, itu sudah lewat. Di pemerintahan sekarang saya akan kembali meneruskan aspirasi ini,” tegasnya. 

Sementara itu, Camat Madidir Altin Tumengkol juga mengatakan jika Aldo sudah pernah memperjuangkan terkait keluhan itu. Namun kata Camat, terhalang dengan ketersediaan anggaran. 

“Ketua DPRD Bitung sudah memperjuangkan aspirasi dimaksud. Tapi ketersediaan anggaran jadi halangan pembangunan jalan yang diminta. Sebenarnya tahun lalu sudah diupayakan lewat Dana Kelurahan. Tapi seperti kita ketahui bersama, sejak Maret tahun lalu anggaran Dana Kelurahan digeser untuk penanganan pandemi Covid-19. Jadinya anggaran untuk rencana itu maupun yang lain ikut bergeser,” jelasnya.

Bukan hanya usulan pembangunan jalan itu. Aldo berjanji semua aspirasi yang masuk akan diperjuangkan. Dia akan mengupayakan agar semuanya bisa diakomodir menjadi rencana kegiatan Pemkot Bitung yang masuk prioritas.

Hadir juga dalam reses itu, Kepala Dinas Sosial Give Mose, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Julius Sumanti, serta sejumlah Lurah di Kecamatan Madidir. Serta perwakilan dari PDAM Duasudara, Joutje Sumampouw.

(Jamal Gani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?