Connect with us

Kepulauan Talaud

Imbas Covid-19 di Wilayah Nanusa, Warga Keluhkan Kelangkaan Beras, Pemkab Talaud Langsung Merespon

Dimuat

pada

Persediaan Beras di Gudang Bulog. //foto: istimewa.

MELONGUANE – Merespon keluhan kelangkaan akan ketersediaan bahan pangan berupa beras di wilayah kepulauan Nanusa pada beberapa waktu lalu melalui salah satu ciutan di laman Facebook milik akun Rudyanto Liunsanda, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud lewat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Drs Melksion Saweduling, MM, ME langsung mengambil langkah melalui rapat lintas sektor demi mencari solusinya.

Atas nama pimpinan daerah Bupati dr Elly Engelbert Lasut, ME dan Wabup Drs Moktar Arunde Parapaga, Kadis DKPP mengatakan bahwa pihaknya yang merupakan instansi teknis yang membidangi ketahanan pangan menghimbau agar masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud tidak panik dalam situasi pandemi sekarang, karena cadangan pangan Pemerintah masih tersedia.

Ditambahkannya bahwa jika situasi sekarang hanya terkendala pada sarana pengangkutan atau transportasi khususnya di wilayah perbatasan maka demi menyikapi hal tersebut pimpinan daerah Bupati dan Wabup (E2L-MANTAP) telah mengambil langkah proaktif.

Langkah tersebut adalah melalui rapat lintas sektor untuk menemukan solusi tanggap darurat terhadap kelangkaan bahan pangan pokok beras sebagai dampak dari terhentinya jalur pelayaran ke kepulauan Nanusa yang menyebabkan lumpuhnya lalu lintas barang masuk dan keluar di wilayah watunapato.

“Sekali lagi saya pastikan bahwa stok beras pemerintah masih tersedia. Dan untuk masalah transportasi atau pengangkutan menuju wilayah kepulauan Nanusa, Pemda Talaud melalui Dinas Perhubungan dan Badan Pengelola Perbatasan Daerah telah menjamin untuk pelayanan pelayaran jalur perintis dalam hal ini kapal perintis akan kembali diaktifkan dalam minggu ini, sehingga secepatnya beras bisa sampai kesana,” kata Saweduling.

Lanjutnya lagi bahwa pada prinsipnya beras cadangan pangan pemerintah siap disalurkan dan sekarang ada di gudang Bulog sambil menyesuaikan dengan fasilitas transportasi angkutan laut menuju lokasi penyaluran.

“Melalui Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan akan merinci bahwa stok beras yang tersedia terdiri dari Cadangan Pangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud masih tetap tersedia,” pungkasnya. (tni)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?