Connect with us

Minahasa Selatan

Ini Janji Koloay Bagi Masyarakat Dapil Tenga Sinonsayang

Dimuat

pada

SIAP BERJUANG BERSAMA: Anggota DPRD Minsel Dapil Tenga-Sinonsayang Jaclyn Koloay dan Frangky Lengkey di Musrembang tingkat Kecamatan, kemarin.

TENGA – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Penyusunan RKPD Kabupaten Minsel Tahun 2022, Kecamatan Tenga, yang dilaksanakan di Kantor Hukum Tua Tenga Kecamatan Tenga, menjadi wadah bagi anggota DPRD Jaclyn Koloay menyatakan komitmennya untuk membantu berjuang mewujudkan aspirasi di lembaga legislasi, Senin (08/02/2021).

“Harapan saya ke depan semoga apa yang diharapkan itu bisa terlaksana. Sebagai fungsi anggota DPRD saya berkomitmen untuk menyampaikan dan merealisasikan amanah rakyat,” ujar Koloay.

Namun yang utama, ungkap Jecko sapaan akrab Koloay, aspirasi yang disampaikan harus tertuang dalam RKPD 2022. Sehingga dari usulan-uslan tersebut, bersama rekan-rekan di Dapil V Tenga-Sinonsayang akan mampu diperjuangkan dengan baik.

 “Saya tidak berjanji tapi akan berusaha sedapat mungkin agar supaya kerinduan masyarakat untuk menikmati jalan hotmix, sarana dan prasarana lainnya sampai pada bantuan sosial itu bisa terwujud,” ungkap Koloay yang ikut pula diaminkan Frangky Lengkey yang juga salah satu personil wakil rakyat.

Selanjutnya, mengenai Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), Koloay menjelaskan hukum tua (Kumtua)  harus benar-benar memahami terkait aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Yaitu mengacu pada Peraturan Menteri (Permen) No: 222/PMD.07/2020 tentang pengelolaan dana desa besarannya Rp 300.000 per bulan perkeluarga penerima manfaat ( KPM ). Akan tetapi pemberian penerimaan BLT-DD pun tidak sembarang di salurkan pada masyarakat, itu harus sesuai dengan peraruran PMK No 222 Tahun 2020.

“Yang perlu kita ketahui bersama bahwa bantuan UMKM adalah program dari kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah untuk pelaku usaha yang bertujuan untuk membantu pelaku usaha kecil dari dampak pandemi covid-19, sehingga masyarakat yang benar-benar mendapatkan bantuan bisa diberikan,” urai Koloay.

Dikatakan lagi,  bantuan sosial pemerintah adalah program dari kementerian sosial yang hanya di berikan kepada keluarga miskin dan keluarga yang kurang mampu dengan tujuan pada kesejahteraan rakyat, seperti BST, PKH, BPNT itu diberikan pemerintah bukan karena musibah atau karena pandemi Covid-19.

Artinya bantuan yang diberikan tersebut harus sesuai dengan aturan. Jadi jangan tabrak aturan, kerena jika diberikan sesuai dengan aturan maka tidak akan terjadi persoalan di masyarakat.

“Makanya karena dampak Covid-19 ini, hukum tua wajib menganggarkan bantuan untuk masyarakat. Jika ada dana lebih baru bisa anggarkan untuk pembangunan. Ini harus diingat baik-baik. Kerena BLT-DD adalah prioritas utama untuk setiap dana desa di semua desa,” tandas Jecklyn yang diiyakan Anggota Dewan Franky Lengkey.

Diketahui, pembahasan Musrenbang berlangsung alot. Di mana masing-masing hukum tua dan BPD di Kecamatan Tenga menyampaikan aspirasi masyarakat.(red)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?