Connect with us

Kriminal

Ini Penyebab Miras Senilai 1,7 Miliar Dimusnakan Usai Operasi Pekat

Dimuat

pada

Dok Polri

MANOKWARI Keamanan dan kenyamanan warga jadi prioritas utama pemerintah, sejak operasi pekat pada 21 April hingga 5 Mei lalu, Polda Papua Barat berhasil mengamankan sebanyak 10.904 botol minuman keras jenis oplosan maupun keluaran pabrik yang dijual tanpa ijin senilai Rp 1,7 Miliar.


Menurut penjelasan Kaploda Papua Barat Irjen Pol Dr Tornagogo Sihombing, SIK, MSi, sekira 3.624 botol merupakan miras oplosan dan 7.280 miras pabrikan.


“Penegakan hukum miras pabrikan mengacu pada peraturan Daerah. Sementara miras oplosan atau disebut milo mengacu pada Undang-undang Pangan dan Undang-undang Kesehatan,” jelasnya.


Ditambahkannya, ada sembilan terduga pelaku minuman keras oplosan yang diamankan dan sedang menjalani proses hukum.

“Operasi Pekat ditujukan kepada para pelaku miras dan kejahatan lainnya seperti senjata tajam, narkoba, curanmor menjadi kegiatan rutin yang akan ditingkatkan,” tekannya.

Ditegaskannya juga, pihaknya akan terus melakukan operasi miras yang menjadi salah satu sumber masalah kejahatan di tengah kehidupan masyarakat.

 “Papua Barat ini daerah yang aman sehingga mari kita bergandengan tangan membangun daerah dengan baik tanpa kekerasan,” tutupnya.(hms/red)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?