Connect with us

Kepulauan Talaud

Istri Asisten I Tata Pemerintahan dan Kesra Setda Talaud Tutup Usai, Bupati E2L Beri Nasehat dan Penghiburan

Dimuat

pada

Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud dr Elly Engelbert Lasut dan Wakil Bupati Drs Moktar Arunde Parapaga saat menghadiri ibadah pemakaman meninggalnya istri dari Asisten I Tata Pemerintahan dan Kesra Setda Daud Malensang, S.Sos, Almarhumah Norma Kainde, Sabtu (15/5/2021) di Desa Kiama. //foto: istimewa.

KIAMA – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud melalui Bupati dr Elly Engelbert Lasut ME dan Wakil Bupati Drs Moktar Arunde Parapaga pada Sabtu (15/5/2021) melayat ke rumah duka di Kiama atas meninggalnya istri tercinta dari Asisten I Tata Pemerintahan dan Kesra Setda Talaud Daud Malensang, S.Sos.

Bersama dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Talaud Ny Martji Parapaga Leong menghadiri ibadah pemakaman dari Almarhumah Ny Norma Kainde (Keluarga Malensang-Kainde).

Dalam sambutan duka Bupati dr Elly Engelbert Lasut menyatakan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian dari istri/mama/Oma terkasih Almh Norma Kainde dan memberi apresiasi terhadap warga masyarakat yang hadir saat itu.

“Terima kasih manambo-nambo saudara-saudara telah menampilkan karakter kristiani sebagaimana yang diajarkan oleh Ketua Sinode, gereja bahkan para hamba Tuhan untuk sama-sama kita ada di tempat ini. Satu hal yang saya ingin titipkan bahwa ketika Yesus sementara di Paku di kayu salib ada beberapa orang yang tidak fokus pada kematiannya, bahkan mereka lebih fokus pada warisan-warisan Yesus. Soal baju Yesus yang dibuang undi diatasnya mereka berebutan satu dengan yang lain. Kematian tidak lagi menjadi fokus, tetapi yang lebih fokus adalah memperebutkan harta warisan dari Yesus,” ujar Lasut.

Sehingga saudara-saudara lanjutnya, kita sering mendengarkan ketika ada istri meninggal atau ketika ada suami meninggal, ketika ada orang tua meninggal kemudian ada satu keluarga yang berakhir di pengadilan karena memperebutkan harta. Siapa yang paling berhak atas warisan.

“Contohnya siapa yang berhak atas kobong ini, siapa yang paling berhak atas rumah ini, siapa yang berhak atas peninggalan ini saudara-saudara. Dan hal ini sering kita temui dalam kehidupan masyarakat Talaud. Untuk itu marilah kita renungkan ini sebagai gambaran yang ternyata telah di tampilkan oleh Yesus ketika dia menghadapi kematiannya. Semoga ini menjadi momentum bagi keluarga secara khusus kepada Pak Daud Malensang untuk tetap berserah kepada Tuhan atas apa yang telah direncanakan oleh yang maha kuasa,” tutur E2L.

Tambahnya lagi bahwa dirinya percaya melihat Pak Daud yang begitu mengasihi istrinya yang mendampingi setiap waktu sehingga kita berdoa saja karena didalam kekuatan doa kita dan harapan kita kepada Tuhan pasti keluarga dan anak-anak akan dihiburkan.

“Jadikanlah ini momen sebagai tanda kasih dalam kehidupan keluarga. Semoga Keluarga Malensang-Kainde akan selalu diberkati oleh Tuhan hari ini dan dimasa-masa yang akan datang,” hiburnya.

Pada kesempatan tersebut juga selaku Pemerintah Daerah menyerahkan santunan duka serta Akte Kematian secara langsung kepada pihak keluarga yang diterima oleh Asisten I Tata Pemerintahan dan Kesra Daud Malensang S.Sos selaku pemangku duka.

Turut hadir dalam ibadah pemakaman ini diantaranya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud Jakob Mangole SE, Ketua Umum Sinode GERMITA Pdt DR Arnold A Abash, para Pejabat Eselon II dan III Kabupaten Talaud, para keluarga jauh maupun dekat, serta para masyarakat yang datang dari berbagai tempat yang menyempatkan hadir menyampaikan rasa duka saat itu. (tni)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?