Connect with us

Bitung

Istri Ketua Partai Ummat Bitung Sebut Oknum Wartawan Manado Post “Buta Hati” dan Kode Etik Jurnalistik

Dimuat

pada

BITUNG–Fadila Baziad istri dari Ketua Partai Ummat Kota Bitung, Arham Licin mengaku sangat kecewa dengan pemberitaan yang dibuat media Manado Post tentang suaminya.

Fadila menyayangkan media sekelas Manado Post namun dalam pemberitaan tidak menunjukkan profesionalitas dalam penulisan berita. Bahkan dia menilai, oknum wartawan Manado Post yang memberitakan tentang insiden yang dialami suaminya itu buta kode etik jurnalistik.

“Mereka (Manado Post-red) sudah dua kali buat berita tentang suami saya. Namun, tak pernah ada stateman atau pun hak jawab yang mereka angkat dari pihak kami selaku keluarga Arham. Kami merasa dirugikan dengan pemberitaan yang dibuat oknum wartawan Manado Post yang tidak punya hati ini. Wartawan ini tidak tahu keadaan sebenarnya suami saya seperti apa saat insiden itu terjadi,” ujarnya, Rabu (08/09/2021).

Parahnya lagi kata Fadila, dalam pemberitaan tentang suaminya itu upaya konfirmasi yang dilakukan hanya sebatas lewat telepon. Bahkan kata Fadila, tidak ada upaya lain yang dilakukan oknum wartawan Manado Post Biro Bitung ini agar pihaknya bisa memberikan hak jawab.

“Dalam berita itu ditulis upaya konfirmasi yang dilakukan melalui via telepon dan tidak berhasil dihubungi karena nomor suami saya dalam keadaan tidak aktif. Nah, harusnya kalau wartawan profesional dan paham tentang kode etik jurnalis harus cari upaya konfirmasi dengan cara lain. Bisa datang ke rumah dan tanyakan langsung. Kalaupun tidak tahu alamat rumah kami. Kan bisa tanyakan ke teman-teman Arham yang juga banyak dikalangan wartawan Bitung. Tapi dasarnya oknum wartawannya buta hati dan buta kode etik jurnalistik. Jadinya sembarangan dan asal jadi dalam menulis berita. Menurut saya oknum wartawan ini memalukan media sekelas Manado Post yang salah satu media terbesar di Sulut,” sesalnya.

Lanjut Fadila menceritakan, jika suaminya saat insiden kecelakaan itu terjadi memang kondisi fisiknya tidak baik.

“Suami saya memang sebelum kejadian itu tidak tidur selama tiga hari. Dia sakit dan keadaannya tidak dalam keadaan baik. Oknum wartawan Manado Post yang namanya disebutkan Don Ray dan Frangki Sumaraw bisa datang dan melihat langsung keadaan Arham sekarang. Jangan jadi wartawan malas yang semuanya ingin dijadikan serba instan. Apalagi mereka itu pasti kenal baik Arham karena profesi arham sebelum ini adalah wartawan,” pungkasnya.

(JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?