Connect with us

Minahasa Selatan

Janji Politik Dibuktikan, FDW-PYR Mulai Salurkan Dana Duka

Dimuat

pada

Penyerahan bantuan dana duka pertama kali oleh Bupati Franky D Wongkar SH dan Wakil Bupati Pdt Petra Y Rembang MTh kepada keluarga yang berduka.

AMURANG- Bupati Minsel Franky D Wongkar SH dan Wakil Bupati Pdt Petra Rembang MTh, mulai memberikan bukti nyata atas janji politik dalam kampanye Pilkada 2020 lalu.
Salah satu janji politik adalah pemberian dana duka kepada masyarakat, kemarin.


Awal penyaluran dilakukan di rumah duka di Kelurahan Kawangkoan Bawang Kecamatan Amurang Barat. Bupati dan Wabup FDR -PYR menyerahkan santunan dana duka kepada keluarga yang berduka atas nama almarhum Jendri Thomas.


Bupati Franki Wongkar dalam sambutannya mengatakan, pemberian santunan duka teesebuy sesuai dengan janji kampanye FDW-PYR lalu pada Pilkada 2020. Dan santunan duka ini diberikan untuk membantu kepada keluarga yang kena duka.


“Nah, kebetulan anggarannya baru keluar dari Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah maka ini merupakan pertama kali santunan duka dilaksanakan. Jadi bukan lantaran saya orang Kawangkoan Bawah, tapi melainkan anggarannya baru turun bulan ini. Jadi masyarakat Minsel harus mengerti dan pahami,” terangnya.


Bupati Wongkar menjelaskan, mengenai penggunaan anggaran dana duka ini pemerintah melakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Soal ada warga yang sudah meninggal sebelumnya belum dibayarkan. Hal ini karena ada aturan yang mengikat. “Waktu itu anggarannya belum ada, nanti turun bulan ini. Jika kami pemerintah salah mempergunakan maka akan menjadi temuan BPK. Jadi kami harus gunakan sesuai ketentuan yang berlaku supaya tidak menyalahi aturan dan tidak menjadi temuan BPK,” jelasnya.
Untuk mempermudah masyarakat mendapatkan bantuan dana duka ini, kedepannya kata Bupati Wongkar akan langsung diproses oleh kelurahan atau desa. Untuk mekanismenya dimulai dari kepala lingkungan yang mengambil berkas kepada keluarga untuk diantar ke lurah kemudian ke camat baru ke badan keuangan.


Bupati juga meminta jika ada petugas dari kelurahan atau desa, kecamatan sampai daerah ada yang ingin mengambil keuntungan dari bantuan tersebut maka akan diambil tindakan tegas. “Jadi warga jangan segan-segan melapor,” tambahnya.(red)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?