Connect with us

Bitung

KMP Tude Naik Dock, Trip Pateten-Lembeh Dipastikan Tetap Jalan

Dimuat

pada

Direktur PD Bangun Bitung, Rizal Lumombo bersama Direktur Umum dan Keuangan Graice Watung dan Direktur Operasional Yohan Maurits Kornelis saat konferensi pers, Jumat (09/07/2021)

BITUNG—Kapal Motor Pelayaran (KMP) Tude yang biasa beroperasi mengangkut penumpang dan barang menyebrangi pelabuhan Pateten ke Pulau Lembeh dan sebaliknya sementara waktu harus dihentikan. Dikarenakan KMP Tude sementara dalam perbaikan atau naik dock sejak Kamis (08/09/2021).

Hal itu disampaikan Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Bangun Bitung, Rizal Lumombo, dalam konferensi persnya, Jumat (09/07/2021).

Dalam penyampaiannya pria yang akrab disapa Athos ini mengatakan,  jika KPM Tude harus naik dock karena beberapa alasan. Diantaranya kata dia, yakni masalah teknis dan adiministrasi yang tidak memenuhi syarat. Sehingga dinilai tidak layak untuk beroperasi lagi.

“Terkait dengan KMP Tude yang sementara waktu berhenti beroperasi memang harus disampaikan kepada masyarakat. Pertama menyangkut keselamatan dan pelayanan masyarakat. Dimana kami PD Bangun Bitung telah dipanggil oleh Dirjen Perhubungan darat Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah XXII Provinsi Sulut. Dalam pertemuan itu ada beberapa hal yang dibahas seperti mengenai teknis dan administrasi. Yakni, properti di KMP Tude sudah tidak layak pakai, seperti  tabung pemadam kebakaran, alat keselamatan dan masih banyak lagi. Sedangkan dari sisi adminitrasi KMP Tude tidak memiliki beberapa sertifikat perkapalan dan pelayaran yang secara aturan tidak terpenuhi untuk beroperasi,” ujarnya sembari menambahkan jika kurang lebih ada 17 sertifikat tidak terpenuhi.

Lanjutnya, meski KMP Tude diberhentikan beroperasi namun pihaknya diberikan beberapa opsi sebagai solusi  atau langkah-langkah yang harus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap jalan meski KM Tude naik dock.

“Solusi itu yakni, pihak Balai menyerahkan kepada PD Bangun Bitung agar kita mencari kapal yang tipenya sama persis dengan KMP Tude. Dan itu sementara kita upayakan tapi tentu membutuhkan waktu yang sangat panjang. Maka dari itu agar pelayanan ke masyarakat tidak terhambat. Pihak Dirjen Perhubungan telah berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bitung untuk memfasilitasi menyediakan kapal pengganti KMP Tude agar penyebrangan ke Pulau Lembeh tetap jalan. Dan itu sementara berproses,” katanya.

Athos menambahkan, rencannya pihak ASDP akan menyediakan dua unit KMP Bawal dan Lokongbanua sebagai pengganti KMP Tude nantinya. Dimana kata dia, untuk pengoperasianya akan menyesuaikan dengan jadwal dua kapal ini.

“Jadi dua kapal ini akan mengantikan KMP Tude untuk sementara. Kemungkinan empat hari dalam seminggu kapal ini akan melayani trip Pateten-Pulau Lembeh. Mulai dari penumpang atau pun material infrastruktur,” terangnya.

Lebih lanjut saat disinggung berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga KMP Tude kembali akan beroperasi. Athos mengatakan belum mengetahui persis.

“Untuk kapan KMP Tude bisa beroperasi lagi kita belum bisa pastikan. Kemungkinannya butuh waktu dua bulan untuk memenuhi standar kelayakan kapal serta kelengkapan admintrasinya. Namun kita akan berupaya semaksimal mungkin agar bisa dipercepat supaya KMP Tude bisa kembali lagi beroperasi

(JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?