Connect with us

Kepulauan Talaud

Laksanakan Raker Reposisi STIK Rajawali-CCT, Ijong Bilang Begini..

Dimuat

pada

Kegiatan Pembukaan Rapat Kerja Reposisi STIK Rajawali - CCT yang diawali Laporan Kerja oleh Ketua Yayasan Pendidikan Internasional Herna (YPIH) pada Senin (01/03/2021) di Aula BKPSDM Kabupaten Talaud.

MELONGUANE – Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIK) Rajawali-CCT melaksanakan Rapat Kerja Reposisi CCT dengan mengusung tema ‘Membangun Kualitas dan Kompetensi SDM Kabupaten Kepulauan Talaud Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0’. Raker ini laksanakan di Aula BKPSDM Talaud mulai tanggal 1 s/d 2 Maret 2021 kemarin.

Kegiatan yang diawali dengan Laporan Kerja oleh Ketua Yayasan Pendidikan Internasional Herna (YPIH) Sarnes Lulian Ijong ini dihadiri oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud dr Elly Engelbert Lasut, ME serta para Staf Ahli Bupati, Anggota DPRD, para Camat dan kepala desa bahkan perwakilan mahasiswa.

Dalam sambutannya Bupati Talaud mengatakan bahwa peningkatan kualitas pendidikan di Talaud merupakan salah satu pilar untuk menjadi cerminan peningkatan penguatan sumber daya manusia sehingga keduanya harus berjalan bersama-sama.

“Penguatan dan pembangunan SDM ini dilakukan demi meningkatkan kualitas pendidikan di Talaud. Pengelolaan STIK adalah satu-satunya Sekolah Tinggi yang diback up dan didukung penuh oleh pemerintah daerah sehingga dengan support yang tinggi ini diharapkan mampu memfasilitasi anak-anak Talaud dalam penguasaan IT,” ucapnya.

Lasut pun menyampaikan bahwa mengenai pergantian nama Yayasan, itu semua diserahkan dan didukung oleh pemerintah karena sampai hari ini aset tersebut masih milik pemerintah daerah hanya saja harus mengikuti prosedurnya. “Aset itu adalah aset Pemerintah Daerah yang dipinjam untuk dipinjam-pakaikan kepada yayasan untuk mengelola sekolah ini dengan dukungan penuh oleh pemerintah. Dan bahwa suatu saat nantinya yayasan ini kemudian akan mengantar sekolah ini menjadi universitas negeri,” ungkapnya.

Disela-sela kegiatan Raker tersebut ketika dikonfirmasi mengenai pernyataan Bupati Talaud mengenai dukungan Pemda, Ketua YPIH Sarnes Lulian Ijong mengatakan bahwa pihak yayasan saat ini berusaha membangun sinergitas antara STIK Rajawali dengan pihak pengelola sehingga dapat membangun kehidupan kampus yang membawa harapan terutama bagi masyarakat yang putra-putrinya sedang melanjutkan studi di STIK. Dan kedepan sekolah ini akan diperjuangkan menjadi sumber industri sesuai tema di Raker.

Ketika ditanyai mengenai peningkatan SDM yang ada di STIK ini, Ijong pun mengatakan bahwa apa yang sudah yayasan lakukan terkait adanya SK pemberhentian Tenaga Pendidik/Dosen di STIK Rajawali-CCT benar adanya.

“Dosen yang sudah diberhentikan ini sudah habis masa periode 13 tahun dan berdasarkan hasil evaluasi oleh pemda dan yayasan. Mereka diberhentikan bukan diusir, namun mereka masih diberikan kesempatan lagi untuk boleh melamar dengan catatan mereka menandatangani pernyataan diatas meterai bahwa mereka ingin bekerja sama dan berjuang bersama-sama untuk meningkatkan mutu STIK. Dan itu syaratnya harus ada kontrak kerja sementara waktu lalu kan tidak ada seperti itu,” bebernya.

Dirinya pun menambahkan bahwa harapan kami sebagai penyelenggara agar jangan bingung. “Mahasiswa tidak pernah bingung dengan situasi ini, fokus saja di kuliah karena yayasan ini adalah yayasan milik pemda. Seperti kata pak Bupati bahwa Pemda tetap mendukung sepenuhnya sehingga mahasiswa tidak perlu terprovokasi dengan hasutan macam-macam hanya fokus saja di kuliah,” pungkasnya. (tni)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?