Connect with us

Bitung

Masa Depan Tiga Anak Putus Sekolah Terselamatkan, Maurits Mantiri: ini Adalah Tanggung Jawab Kita Bersama

Dimuat

pada

Wakil Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri bersama istri saat mendatangi rumah Oma Juliana

BITUNG–Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dan Ketua TP PKK Kota Bitung, Rita Mantiri Tangkudung kembali membawa harapan baru untuk masa depan tiga orang anak putus sekolah.

Tiga orang anak itu yakni, Jesica (18) harus berhenti sekolah di kelas 1 SMA, Monika (13) berhenti di kelas 5 SD dan Marvel (8) baru masuk sekolah.

Ketiganya adalah cucu dari Juliana Pareda (64), warga Kelurahan Danowudu, Kecamatan Ranowulu. Ketiga anak itu kini memiliki masa depan karena bisa kembali bersekolah berkat Maurits Mantiri.

Terinformasi, awalnya Maurits Mantiri bersama istri bertemu dengan Oma Juliana dan tiga orang cucunya saat menyalurkan bantuan diakonia, Jumat (15/10/2021) lalu.

Saat itu, Maurits mendatangi oma Juliana bermaksud untuk memberikan paket bahan makanan. Namun, selang beberapa saat berbincang. Terungkap jika ketiga cucu Oma Juliana ternyata sudah sekian tahun putus sekolah dikarenkan terkendala biaya.

Oma Juliana saat itu menceritakan kepada Maurits Mantiri jika dirinya sudah tak sanggup lagi menyekolahkan tiga cucunya. Dengan keadaan yang sudah renta dan usia tak muda lagi. Oma terpaksa harus menyudahi pendidikan cucunya itu dan harus menganggur.

Mendegar hal itu, Maurits Mantiri langsung meminta pihak kecamatan, kelurahan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Sosial mengecek apakah Oma Julina masuk dalam penerima bantuan pemerintah.

Pun disaat itu juga, Maurits Mantiri meminta untuk mengecek apakah Oma Juliana bersama tiga cucunya itu sudah terdaftar BPJS Kesehatan serta KIS dan program bantuan lainnya.

“Saat mengetahui hal itu. Kami langsung menindaklanjutinya. Dimana, untuk adik Jesica langsung kami daftarkan sebagai peserta ujian paket C dan kedua adiknya langsung masuk sekolah di SD terdekat,” ujar Maurits.

Maurits juga menjamin bahkan memberikan perlengkapan sekolah untuk Monica dan Marvel. Mulai dari seragam, alat tulis, sepatu serta tas yang akan digunakan saat bersekolah.

“Meski disituasi serba keterbatasan ekonomi. Tapi kami berharap ketiga anak ini harus tetap sekolah dan mendapatkan masa depan yang lebib baik. Ketiga harus tetap mengenyam pendidikan meski dalam situasi apapun. Kita pemerintah akan selalu ada. Karena ini adalah tugas kita bersama,” kata Maurits.

Sebagai pemerintah lanjut Maurits, memiliki tanggungjawab penuh untuk membantu masyarakat keluar dari masalah yang dihadapi.

“Persoalan seperti ini tidak boleh dibiarkan. Kami pemerintah akan selalu hadir untuk masyarakat. Apalagi seperi Oma Juliana yang memang benar-benar harus dibantu,” ungkapnya.

Dia pun, meminta agar seluruh ASN Pemkot Bitung tidak menutup mata terhadap lingkungan sekitar. Terutama kata Maurits, persoalan-persoalan sosial seperti yang dialami Oma Juliana tersebut 

“ASN adalah aparat pemerintah yang harus punya tanggungjawab membantu masyarakat keluar dari persoalan yang dihadapi tanpa tutup mata membiarkan masyarakat berjuang sendiri,” ingatnya.

Selain Oma Juliana, Maurits Mantiri juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat agar bisa ikut andil membantu pemerintah dalam hal mencari tahu orang-orang seperti Omw Juliana. Karena Maurits menyakini masih sangat banyak orang-orang seperti Oma Juliana diluar sana yang membutuhkan bantuan pemerintah.

“Mari kita bantu Oma Jul yang lain, karena kami tahu masih banyak Oma Julian lainnya di sekitar kita yang belum terdeteksi. Laporkan kepada kami agar segera mendapat penanganan,” pintanya.

Sementara itu, Oma Juliana sendiri mengaku sangat bersyukur karena ketiga cucunya kini bisa mengenyam pendidikan lagi berkat Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri.

“Terimakasih Pak Wali dan Ibu, semoga Tuhan selalu memberkati dan memberikan kesehatan. Semoga kebaikan pak Wali dan Ibu akan mendapatkan balasan dari Tuhan,” ucapnya.

(Jamal Gani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?