Connect with us

Kepulauan Talaud

Masalah Tak Kunjung Selesai, Mahasiswa STIK Rajawali-CCT Demo Pemda dan DPRD Talaud, Berikut Tuntutannya

Dimuat

pada

Aksi demo para mahasiswa STIK Rajawali-CCT bersama para orang tua serta masyarakat di Kantor Bupati Talaud dan di Gedung Paripurna DPRD Talaud, Jumat (29/7/2022). //foto: xmn-tni.

MELONGUANE – Mahasiswa STIK Rajawali-CCT Kabupaten Kepulauan Talaud kembali turun ke jalan melakukan demonstrasi terkait tuntutan-tuntutan yang mereka ajukan beberapa waktu lalu yang terkesan tidak didengar oleh pihak Pemda Talaud serta para Wakil Rakyat (DPRD-red).

aksi telah dilakukan namun belum juga menemui titik terang. Pasalnya untuk aksi demo yang berakhir pada RDPU bersama pihak DPRD Talaud saja belum ada jawaban pasti dari para wakil rakyat yakni dalam hal ini Komisi III DPRD Talaud.

Aksi demo ini diketahui merupakan aksi yang keempat kalinya dilakukan para mahasiswa dibawah komando Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIK Rajawali-CCT yang dipimpin oleh Ketua BEM Jenov Ch Malalangi.

Bersama puluhan mahasiswa mereka pun memulai aksi ini dengan menyasar Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud. Lokasi kedua yang akan dituju adalah ‘Rumah Rakyat’ yakni Gedung Paripurna DPRD Talaud.

Adapun tuntutan yang mereka suarakan dibeberapa titik lokasi seperti halnya di Kantor Bupati Talaud adalah menuntut Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud untuk mengembalikan pengelolaan STIK Rajawali kepada Pengelola pimpinan Hoxy R Taluay, menuntut Pemda Talaud untuk menghentikan dukungan kepada YPIH pimpinan Sarnes Luliana Ijong yang telah menyelewengkan dana hibah tahun 2020 yang diperuntukkan kepada STIK Rajawali-CCT.

Selain itu, para mahasiswa pun menuntut Pemda untuk menghadirkan Badan Penyelenggara STIK Rajawali-CCT yang bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Menuntut Pemda untuk memeriksa Sarnes Luliana Ijong dkk perihal penggunaan dana hibah dan pengrusakan sistem pendidikan tinggi di STIK Rajawali Talaud, Menuntut Pemda untuk segera membayar gaji dosen dan tendik STIK Rajawali sebagaimana hasil RDPU.

Sementara itu tuntutan dalam aksi demo ini kepada pihak DPRD Talaud adalah mereka menuntut DPRD segera membuat rekomendasi kepada Yayasan Rintulu Porodisa Ilelare (YRPI) untuk menaungi STIK Rajawali-CCT, serta meminta DPRD memperjuangkan hak-hak mahasiswa STIK Rajawali, serta DPRD wajib berpihak pada pengelola dan mahasiswa STIKR-CCT Talaud yang bersih dan sah. (tni)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Iklan
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?