Connect with us

Bitung

Maurits-Hengky “Lemah”, Serapan Anggaran Pemkot Bitung Disorot, Rp 500 Miliar Mengendap

Dimuat

pada

Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dalam raoat EPRA dan PAD

BITUNG–Serapan anggaran pemerintah Kota Bitung kembali menjadi  perbincangan bahkan mendapatkan banyak sorotan.

Kali ini, sorotan itu datang dari salah satu pemerhati pemerintahan Kota Bitung, Muzakir Polo Boven, Kamis (25/11/2021).

Boven menyesalkan mendekati akhir tahun serapan anggaran Pemkot Bitung baru diangka 50 an persen dari target 87 persen. Apalagi kata dia, dari hasil evaluasi terkait dengan EPRA dan PAD masih ada 500 Miliar yang mengendap di Kas Daerah dan belum di belanjakan oleh instansi terkait.

Menurut Boven, langkah tegas dari pimpinan daerah dalam hal ini Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dan Wakilnya Hengky Honandar sangat dibutuhkan dalam menyikapi masalah penyerapan anggaran tersebut.

Sebab kata Boven, dari informasi yang ada sekitar 40 an organisasi perangkat daerah (OPD) masih “tertidur” nyenyak bahkan acuh dengan masalah serapan anggaran ini. Maka dari itu kata Boven, butuh “cambukan” dari Maurits-Hengky agar puluhan OPD ini mau bergerak dan berkerja untuk mengejar target serapan anggaran tersebut.

“Kalau OPD malas harus dicambuk oleh pimpinan. Cambuk disini artinya Maurits-Hengky harus lebih pro aktif mengontrol dan mengawasi kinerja bawahan mereka. Tidak bisa didiamkan apalagi dibiarkan. Kalau perlu masalah ini dijadikan bahan evaluasi bagi kedunya untuk kepala-kepala OPD yang hanya asal bapak senang atau ABS,” sorotnya.

Lanjut Boven, dengan serapan anggaran yang rendah sangat berdampak pada perputaran uang yang menjadi lambat serta menggangu pertumbuhan ekonomi di Kota Bitung.

Boven menambahkan, ada beberapa penyebab rendahnya serapan anggaran. Yang pertama kata dia, menyangkut SDM yang rendah. Dan kedua, arahan langsung dari kepala daerah yang minim atau lemah.

“Yang dimaksudkan dengan SDM rendah disini yaitu, terkadang dari segi administrasi sudah oke. Tapi, tiba pada giliran pelaksana teknisnya malah lambat dalam mengeksekusi. Kemudian, peran dari kepala daerah harus lebih progresif apabila mengetahui ada OPD yang lemah. Butuh tindakan dari kepala daerah untuk membenahi itu,” katanya, sembari meminta agar memanfaatkan tim-tim hebat Maurits-Hengky yang sudah dibentuk.

Sementara itu, Kepala Bagian Pembangunan Setda Kota Bitung
Mex Mapahena, saaat dikonfimasi sejumlah awak mendia tak menampik jika  struktur pagu dan realisasi anggaran pemerintah Kota Bitung hingga akhir tahun 2021 ini baru terealisasi 52,21 persen dari target 87,00 persen.

“Dengan total pagu Rp 1.145.298.850.251 terealisasi hingga November 2021 baru Rp 599.125.223.730. Itu meliputi belanja tidak langsung baru 37,63 persen dan belanja langsung 62,37 persen,” ungkapnya.

Dia juga membenarkan jika masih ada 40 an OPD yang realisasinya kurang dari 10 persen (zona merah). 13 OPD (zona kuning) atau -10 persen sampai kurang -5 persen. Kemudian, dua OPD (zona coklat) atau -5 persen sampai kurang dari -2 persen. Serta empat OPD (zona hijau) atau kurang dari – 2 persen  darirealisasi.

“Namun kami masih sangat optimis target serapan anggaran itu masih bisa dicapai hingga pertengahan Desember nanti,” katanya.

Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri mendengar laporan tersebut langsung menginstruksikan kepada kepala-kepala OPD agar setiap minggu wajib membuat laporan realisasi anggaran termasuk kinerja sebagai dasar pembayaran Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Silahkan mulai minggu ini setiap instansi harus memberikan laporan realisasi anggaran agar kita bisa mengontrol sejauh mana perkembangan perbelanjaan di tiap instansi,” tegas Maurits.

Berikut 40 OPD Serapan Anggaran Masuk Zona Merah

-Dinas Perhubungan
-Kecamatan Ranowulu
-Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) -Kecamatan Madidir
-Kecamatan Aertembaga
-Puskesmas Danowudu
-Kecamatan Maesa
-Dinas Perpustakaan
-Dinas Pariwisata
-Kecamatan Lembeh Utara
-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
-Bagian Hukum
-Bagian perencanaan dan keuangan
-Dinas Kepemudaan dan Olahraga
-Puskesmas Aertembaga
-Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak
-Bagian Protokoldan Komunikasi Pimpinan
-Dinas Komunikasi dan Informatika -Puskesmas Paceda
-SekretariatDPRD Bitung
-Dinas Pendidikan
-Dinas Perikanan
-Bagian Adminsitrasi Pembangunan
-Puskesmas Pintu Kota
-Puskesmas Bitung Barat
-Bagian Kerjasama Setda Kota Bitung -Dinas Tenaga Kerja
-Bagian Tata Pemerintahan
-Puskesmas Papusungan
-Bagian Organisasi
-Bagian Pengadaan Barang dan Jasa -Bagian Perekonomian
-Bagian Sumber Daya Alam
-Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
-Puskesmas Tinumbala
-Bagian Keuangan dan aset daerah
-Dinas Kesehatan
-Dinas Perumahan dan Permukiman
-Dinas Perdagangan.
-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

(JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?