Connect with us

Bitung

Melinda Salindeho Diperiksa Kejari Bitung, Diduga “Palak” Kepsek-Kepsek Lewat Dana BOS

Dimuat

pada

Melinda Salindeho diperiksa Kejari Bitung soal dugaan kasus Korpusi dana BOS

BITUNG—Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bitung kabarnya telah memeriksa sejumlah kepala sekolah (Kepsek) SD dan SMP di Kota Bitung serta beberapa oknum pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bitung. 

Pemeriksaan ini dilakukan berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) angaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diselewengkan  sejumlah Kepsek di Bitung.  

Bahkan teranyar, anggaran BOS ini kuat dugaan dipakai untuk jual beli jabatan Kepsek. Kepada Sekretatis Dikbud Kota Bitung, Melinda Salindeho. 

Parahnya lagi, informasi yang diperoleh, Melinda Salindeho “memalak” dengan mematok nominal yang berpariasi kepada sejumlah kepsek yang dilantik pada Bulan Januari 2020 lalu. 

Tak tanggung-tanggung, angka yang dipatok dan diberikan kepada Melinda mulai dari kisaran Rp 5 juta-Rp 50 juta setiap kepsek. Dimana sumber uang tersebut diambil dari anggaran Dana BOS. Bahkan kabarnya, ada Kepsek yang memberikan uang langsung dari rekening dana BOS ke Melinda Salindeho. 

Sekretaris Dikbud Kota Bitung, Melinda Salindeho saat dikonfirmasi tidak menampik jika dirinya ikut diperiksa oleh pihak Kejari Bitung. 

“Iya, memang saya diperiksa pihak Kejaksaan. Bukan hanya saya. Bakhan Kadis dan Kabid juga sudah diperiksa. 

Namun dalam pemeriksaan itu hanya ditanyakan terkait mekanisme dan tugas saya sebagai Sekteraris Dikbud,” ungkap Melinda, Senin (22/03/2021). 

Melinda saat disingung pemeriksaan dirinya itu terkait dengan jual beli jabatan Kepsek yang dilakukan dirinya. Dia membantah dan mengatakan tidak pernah melakukan itu dan tidak pernah “memalak” apalagi menerima uang BOS dari Kepsek-kepsek. 

“Itu tidak benar. Tidak ada jual beli jabatan Kepsek. Kepsek-kepsek yang dilantik itu memang kepsek yang sudah memenuhi syarat. Saya juga tidak pernah meminta uang kepada kepsek apalagi mematok harga. Dan menerima transferan dana BOS. Itu tidak betul,” ungkapnya. 

“Sebelumnya kan Jabatan saya kan dari Kepsek juga. Kepsek-kepsek ini adalah teman-teman saya. Kalau untuk minta uang ke mereka tidak. Tapi kalau meminjam mungkin iya karena kedekatan saja. Karena pak tahu sendiri kan kalau PNS. Kalau saya meminta uang dengan nominal sebanyak itu kepada ratusan kepsek di Bitung. Pasti saya sudah kaya,” tambahnya. 

Sementara itu, Kajari Bitung Frenkie Son saat dikonfirmasi sejumlah awak media mengatakan, jika kasus dugaan korupsi dana BOS yang sebelumnya sudah dilakukan  pemeriksaan terhadap Kepsek-kepsek dan sejumlah oknum pejabat Dikbud Kota Bitung sudah masuk tahap penyidikan. 

“Sudah tahap penyidikan. Namun belum penetapan tersangka. Nanti diinfokan perkembangan penyidikannya. Makasih,” pungkasnya. 

(Jamal Gani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?