Connect with us

Bitung

MEMALUKAN!! Bantuan Warga Batuputih Digondol Ketua PKP Bitung, Kejaksaan Siapkan “Kejutan” ke Nabsar Badoa

Dimuat

pada

Frenkie Son dan Nabsar Badoa

BITUNG–Kasus penyalagunaan bantuan berupa mesin pembuat es balok dan mini cool storage dari Kementerian Perindustrian dan perdangangan (Perindag) di Kelurahan Batuputih, Kecamatan Ranowulu yang diduga kuat telah digondol anggota DPRD Kota Bitung, Nabsar Badoa pada 2010 silam kini memasuki babak baru.

Pasalnya, Nabsar yang juga Ketua DPK PKP Kota Bitung bakal tak bisa tidur nyenyak karena kasus yang menyeret dirinya itu.

Betapa tidak, kabar teranyar pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bitung telah menyiapkan “kejutan” kepada Nabsar atas kasusnya yang dinilai telah merugikan masyarakat Batuputih tersebut.

Jika sebelumnya Nabsar telah dipanggil dan diperiksa langsung Kajari Bitung Frenkie Son terkait kasus dugaan penyalagunaan bantuan Kementerian Perindag tersebut. Kini status Nabsar kabarnya akan dinaikan menjadi saksi. Pun, bukan tidak mungkin bakal ditetapkan sebagai tersangka jika benar bersalah dan terbukti melakukan penyalagunaan bantuan itu.

Hal itu bisa saja terjadi. Sebab, informasi yang berhasil dihimpun. Korps Adhyaksa tersiar kabar pekan ini akan kembali memanggil sejumlah oknum terkait yang diduga ikut terlibat dalam skandal bantuan tersebut.

“Rencananya pekan ini akan ada pemanggilan beberapa orang yang bakal dimintai keterangan. Termasuk salah satunya mantan Kadis Disperindag Bitung, Adri Mawengkang. Surat undangan pemanggilannya sudah kami kirimkan. Jadi tunggu saja. Pasti ada kejutan,” ujar sumber di Kejari Bitung, Senin (24/01/2022).

Sementara itu, salah satu Tokoh Pemuda Kelurahan Batuputih, Hendri Jack Palamia kepada media ini menyatakan mendukung penuh kinerja Kejari Bitung dalam mengusut tuntas kasus tersebut. Dia menyampaikan, keseriusan Kejari Bitung itu membuat masyarakat Bauputih sangat menaruh harapan besar agar kasus itu bisa terungkap.

“Kami sangat mendukung Kejari Bitung. Kami masyarakat Batuputih ingin kasus ini terungkap. Karena selama ini ternyata kami telah dibodohi. Siapapun dia jika terbukti bersalah dalam kasus ini. Kami minta agar diberikan hukuman yang setimpal. Karena ulah mereka kami masyarakat jadi susah,” ungkapnya.

Hendri menambahkan, jika saja kasus ini terungkap dan Nabsar selaku wakil rakyat ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kejari Bitung. Maka kata dia, itu akan sangat memalukan bagi Nabsar yang merupakan anggota dewan dan publik figur di Kota Bitung.

“Apabila terbukti dan pihak Kejari Bitung menetapkan oknum anggota dewan ini (Nabsar, red) sebagai tersangka. Maka ini tentu sangat memalukan. Karena dia adalah wakil rakyat yang harusnya memperjuangkan hak rakyat. Tapi malah mengambil bantuan yang diperuntukan untuk masyarakat. Ini pasti akan jadi sorotan berbagai pihak. Makanya, kami akan terus mengawal sampai kasus ini benar-benar tuntas. Supaya kita bisa tahu siapa saja yang telah merampok hak kami masyarakat Batuputih,” terangnya.

Sementara itu, Kajari Bitung, Frenkie Son saat dikonfirmasi belum mau berkomentar lebih. Dirinya hanya menyampaikan agar masyarakat bersabar karena kasusnya masih dalam proses.

“Tunggu saja. Masih sementara proses. Kita pasti akan sampaikan jika ada perkembangan,” ungkap Kejari pekan lalu.

Sayangnya, Nabsar yang Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bitung dengan media ini masih memilih bungkam dan tak ingin memberikan tanggapan atau pun pernyataan atas kasus yang menyeretnya itu.

(JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?