Connect with us

Uncategorized

MEMALUKAN, Oknum Wartawan Manado Post, Don Ray Papuling “Jual Diri” Di Tempat Sabung Ayam Demi Uang100 Ribu

Dimuat

pada

Don Ray Papuling

BITUNG–Oknum wartawan Manado Post Biro Bitung, Don Ray Papuling diduga kuat sering “jual diri” alias meminta jatah di tempat perjudian sabung ayam yang berada di Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari.

Informasih diperoleh, Don hampir setiap pekannnya mendatangi lokasi sabung ayam itu untuk sekadar mendapatkan uang dengan nominal yang hampir tidak ada harganya jika dibandingkan dengan nama baik wartawan serta media sebesar Manado Post yang saat ini menjadi tempat dia berkerja.

Usut punya usut ternyata Don yang sering menyombongkan diri  sebagai wartawan yang katanya profesional dengan dalil sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Muda ini ternyata, setiap kali datang ke tempat perjudian sabung ayam itu hanya dihargai Rp 100.000 sekali menyetor muka.

Hal ini dilakukan hampir setiap pekan sebelum akhirnya tempat perjudian sabung ayam itu dibubarkan dan ditutup oleh pihak aparat dan pemerintah Kecamatan Matuari.

Lebih mengagetkan lagi, Don Ray Papuling ini kuat dugaan ternyata bertugas sebagai wartawan yang membackup agar judi sabung ayam bisa terus beroperasi dan tidak terendus ke publik. Meski akhirnya tempat haram yang menjadi salah satu “saham” dapur miliknya itu kini sudah tidak ada lagi.

Salah satu sumber terpercaya saat dihubungi media ini mengatakan, jika Don sering datang ke lokasi perjudian sabung ayam pada malam hari.

“Iya saya kenal dengan wartawan Don itu. Dia hampir setiap minggu minta jatah seratus ribu waktu tempat sabung ayam masih ada. Biasanya dia (Don, red) datang pada malam hari bersama temannya,” ungkap sumber, Jumat (10/09/2021).

Sumber mengatakan, Don baru mendapatkan jatah ketika semua penyabung ayam selesai bermain atau bertaruh.

“Kalau sudah habis bermain ayam. Si Don ini kemudian meminta jatah. Setahu saya hanya Rp 100 ribu dikasih setiap datang,” ungkapnya.

Sementara itu, Wartawan Manado Post Biro Bitung, Don Ray Papuling saat dikonfirmasi mengelak dan membantah terkait kabar memalukan dirinya itu. Dia bahkan dengan nada lantang menuturkan tidak pernah datang dan meminta jatah tersebut.

“Kita nda pernah terima doi sabung ayam. Kita nda pernah datang disana (tempat sabung ayam,red),” kelitnya saat dihubungi via telepon pada nomor 082293011×××.

Parahnya lagi, bukan hanya minta jatah di tempat perjudian sabung ayam, Don yang juga mengaku sebagai wartawan kontributor www.sulutaktual.com ini juga ternyata diduga kuat meminta jatah pada proyek pasir galian c ilegal di Bitung.

Namun, hal ini tetap dibantahnya. Menurutnya dia tidak pernah menerima jatah atau pun upeti dari proyek pasir iilegal tersebut.

“Nda. Kita nda pernah terima doi paser,” katanya singkat.

(JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?