Connect with us

Bolaang Mongondow Utara

MIRIS!! Beritanya Viral, Sangadi Terpilih Desa Tombulang “Kebakaran Jenggot”, Mulai Tebar Ancaman Ke Warga

Dimuat

pada

Foto:Ilustrasi

BOLMUT–Setelah beritanya viral dan beredar luas di media sosial (Medsos). Pun, mulai menjadi konsumsi publik ternyata membuat Oknum Sangadi terpilih Desa Tombulang, Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Abdul Gani Blongkod alias Utong mulai “kebakaran jenggot”

Bahkan tak tanggung-tanggung kabarnya Sangadi Utong ini tak segan-segan mulai menebar ancaman kepada warga yang membagikan beritanya di medsos Facebook. Ancamannya itu yakni, menakuti warga dengan dalil akan melaporkan warga ke Polisi karena membagikan beritanya.

Aksi Utong ini rupanya diduga kuat buntut dari kepanikan terhadap kasus dirinya yang diduga telah menipu warga Desa Bantu Bantayo, Kisman Gobel dalam transaksi jual beli tanah pada 2015 silam sewaktu dirinya baru menjabat sangadi.

Baca juga: Astaga!! Oknum Sangadi di Bolmut Tipu Warga Hingga Puluhan Juta, Modus Jual Beli Tanah

Salah satu warga Desa Tombulang, Kecamatan Pinogaluman kepada media ini mengatakan, jika dirinya mendapat ancaman dari Sangadi Utong karena telah membagikan beritanya.

Bahkan kata warga yang meminta identitasnya dirahasiakan ini menyampaimkan sempat disidang di Kantor Desa Tombulang hanya karena membagikan berita tersebut.

“Saya katanya akan dilaporkan ke Polisi. Karena membagikan link beritanya. Sangadi Utong sampaikan jika saya kena UU ITE. Saya heran orang bagikan berita kok mau di polisikan. Ini kan aneh,” ujarnya, Sabtu (06/11/2021), sembari meminta agar identitasnya tidak dipublis.

Sementara itu, Sangadi terpilih Desa Tombulang, Abdul Gani Blongkod atau biasa disapa Utong ini, saat dikonfirmasi perihal ancamannya itu belum merespon. Pesan singkat berisi konfirmasi yang dikirimkan kepadanya via Whatsapp tak ditanggapi hingga beritanya ini dipublis.

(JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?