Connect with us

Kepulauan Talaud

MIRIS!!!Pelayanan Dinas Dukcapil Talaud Terkesan ‘Pilih Kasih’

Dimuat

pada

Plang "TUTUP" di depan pintu pelayanan Dinas Dukcapil Talaud, padahal waktu baru menunjukkan pukul 15.03 wita

Talaud, Xmanadonew.co.id — Pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kabupaten Kepulauan Talaud terkesan sangat memiriskan.

Sejumlah warga mengeluhkan pelayanan yang diberikan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kepulauan Talaud yang terkesan ‘pilih kasih’.

“Sudah tiga kali saya bolak balik dari kampung saya di kecamatan Tampan’Amma untuk mengurus Kartu Keluarga di Dinas Kependudukan. Pertama saya datang, berkas kartu keluarga saya tidak biasa di urus karena katanya harus ada surat keterangan domisili dari kepala desa. Berikutnya saya datang dengan keterangan dari kepala Desa, tapi tetap belum bisa di urus, karena harus ada lagi keterangan pengakuan anak,” ungkap Anto warga Kecamatan Tampan’Amma

“Saya balik lagi ke kampung, segera saya balik ke kampung dan mengurus suket tersebut dan saya langsung kembali agar bisa mendapat pelayanan hari ini, namun setibanya di dinas Dukcapil, jam menunjukkan pukul 15.00 tapi plang “TUTUP” sudah tergantung di depan ruang pelayanan Dinas Dukcapil, lalu saya bertanya kepada pegawai yang ada di dalam ruangan, apakah sudah tutup ? Lalu jawab mereka hari ini (Kamis.red) hanya sampai pukul 15.00 WITA. Padahal saya lihat, ada yang langsung masuk ke ruangan mereka (pegawai Dukcapil.red) dan berkas mereka langsung di urus, saya rasa memang mereka pilih kasih,” tambahnya kepada awak media ini dengan nada kecewa, Kamis (29/07/2021).

Senada dengan itu, Frendy warga Kecamatan Rainis juga turut mengeluhkan pelayanan Dinas Dukcapil Kepulauan Talaud.

“Saya sudah lima (5) kali bolak balik Dinas Dukcapil untuk mengambil surat nikah, namun jawaban yang saya dapat bahwa surat nikah itu akan di antar di kantor camat. Apa bedanya kalau diambil sendiri dan diantar ke kantor camat ? Kan kami masyarakat yang datang mengambil sendiri berkas kami, sudah ikut membantu mereka (Dinas Dukcapil.red) agar tak perlu lagi turun ke wilayah. Apa mungkin hanya untuk mempertebal kantong mereka dengan perjalanan dinas,?” Ketusnya.

“Kami masyarakat berharap, agar Pimpinan Daerah dalam hal ini Bupati, Wakil Bupati serta Kepala Dinas Dukcapil dapat mengambil tindakan tegas dalam membenahi birokrasi dan pelayanan masyarakat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban dari praktek – praktek tak terpelajar dari oknum – oknum tersebut, apalagi saat kita berada di tengah – tengah pandemi,” pungkasnya. (hwe)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?