Connect with us

Bitung

Nihil Kasus Covid-19, Maurits-Hengky Perintahkan Jajarannya Gerak Cepat Lakukan Antispasi Varian Baru Omicron

Dimuat

pada

Maurits-Hengky perintahkan jajaranya lakukan langkah antisipasi hadapi varian Omicron

BITUNG–Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dan Wakilnya Hengky Honandar nampaknya tak mau kecolongan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Pasalnya, meski saat ini Kota Bitung tak lagi mengoleksi kasus Covid-19. Namun hal itu tak membuat pemerintah Kota Bitung lengah dalam penanganannya.

Informasi diperoleh, kabar munculnya varian baru Omicorn membuat Maurits-Hengky langsung bergerak cepat memerintahkan jajaranya untuk melakukan langkah antisipasi. Dimana, varian virus baru ini dikhawatirkan muncul menjalang perayaan Natal dan tahun baru di sejumlah negara.

Maurits-Hengky kepada jajaranya langsung menginstruksikan agar cepat melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini. Jangan sampai kata keduanya, varian Omicorn ini menjadi hambatan saat perayaan Natal dan tahun baru (Nataru)

“Kami perintahkan kepada para camat dan lurah jangan cuma diam. Segera ambil langkah cepat untuk lakukan antisipasi, apalagi saat ini kita akan menyambut perayaan natal dan tahun baru,” pinta Maurits, Senin (06/12/2021)

Dia memerintahkan agar secepatnya melakukan pengawasan yang ketat khususnya terkait disiplin protokol kesehatan (Prokes) serta mengencarkan percepatan vaksin kepada masyarakat.

“Para ASN, THL, Kepala Lingkungan dan RT harus turun ke rumah-rumah berikan imbauan kepada masyarakat yang belum vaksin untuk segera divaksin. Sekali lagi saya sampaikan hati-hati terus waspada dan jangan lengah,” ingatnya.

Maurits menambahkan, meski saat ini Kota Bitung sudah nihil kasus. Tapi kata dia, hal itu jangan membuat lengah.

“Puji Tuhan kasus aktif di Kota Bitung sudah tidak ada lagi. Namun jangan lengah. Tetap patuhi prokes dan segera percepat capaian vaksin bagi masyarakat. Agar herd immunity cepat terbentuk,” ucapnya.

Sementara itu lanjutnya, varian yang mengandung 50 mutasi mempengaruhi kecepatan penularan dan kemampuannya untuk menghindari antibodi yang di bentuk oleh vaksin.

“Dengan banyaknya mutasi tersebut telah meningkatkan status varian tersebut menjadi variant of concern (Varian yang mengkhawatirkan). Maka dari itu saya tegaskan agar jangan diam. Cepat lakukan langkah antisipasi,” pungkasnya.

(JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?