Connect with us

Kepulauan Talaud

Patut Diapresiasi, Babinsa Melebar Manfaatkan Lahan Tidur Cegah Krisis Pangan

Dimuat

pada

Babinsa Melonguane Barat memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami singkong

TALAUD — Melaksanakan gerakan “Budidaya Pangan Lokal Antisipasi Krisis Pangan Dampak Covid-19” Kodim 1312/Talaud, Babinsa Sertu Pransisco Pase bersama keluarga dan beberapa warga Kelurahan Melonguane Barat, Kecamatan Melonguane mengolah lahan tidur seluas satu hektar untuk dijadikan lahan pertanian

Babinsa Sertu Pransisco Pase menanam jagung lahan tidur yang baru diolah jadi lahan pertanian di Kelurahan Melonguane Barat.


Babinsa Sertu Pransisco Pase mengatakan, lahan seluas satu hektar itu nantinya akan ditanam dengan berbagai jenis tanaman holtikultura cepat panen seperti berupa jagung, ubi jalar, singkong, talas dan sayur-sayuran. Diharapkan hasilnya dapat membantu untuk mengatasi krisis pangan atau lonjakan harga di pasaran sebagai dampak Covid-19.


“Kita tahu bersama bahwa Talaud masih sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah. Kalaupun tidak langkah, pasti harga komoditas, termasuk rempah-rempah dan sayuran serta umbi-umbian cenderung akan melonjak tinggi karena rata-rata semuanya masih dipasok dari Manado. Dengan budidaya tanaman holtikultura seperti ini, setidaknya kita dapat membantu masyarakat untuk bisa mengjadapi krisis pangan akibat Covid-19 ini,” ujar Sertu Pransisco Pase.


Lurah Melonguane Barat Kartini Maga merespon positif gerakan yang dilakukan Babinsa, yang juga adalah warga kelurahan setempat. Dia mengatakan, pihaknya juga terus mengimbau seluruh warganya agar memanfaatkan lahan tidur untuk membatu kesiapan ketahanan pangan jika terjadi kemungkinan kondisi yang paling buruk dari dampak penyebaran wabah Virus Corona.


“Langkah Babinsa ini kiranya menjadi contoh bagi warga yang lain. Selain itu, kegiatan juga sudah menjadi program dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dimana seluruh masyarakat agar bercocok tanam, secara khusus untuk antisipasi krisis pangan akibat wabah Virus Corona. Karena itu, mulai sekarang masyarakat juga harus rajin berkebun di kebun masing-masing, sambil berdoa agar bencana ini cepat berlalu dan kita semua menjalani kehidupan yang lebih baik dan tentunya lebih mendekatkan diri kepada Tuhan,” ujar Kartini.

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?