Connect with us

Bitung

Pemberian Vaksin AstraZenneca Batch di Bitung Sementara Dihentikan, ini Alasannya…

Dimuat

pada

Vaksin Astarazeneca dihentikan (Foto: Istimewa)

BITUNG--Pemberian vaksin AstraZenneca Batch CTMAV547 di Kota Bitung untuk sementara dihentikan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bitung, dr Jeaneste Watuna, Rabu (19/05/2021).
Menurut Watuna yang juga salah satu Satgas Covid-19 Kota Bitung ini mengatakan jika penghentian vaksin tersebut dikarenakan vaksin tersebut akan kembali diuji.

“Kita hentikan sementara waktu. Karena vaksin tersebut masih akan dilakukan pengujian ulang terkait dengan efektifitas dan toksifitas,” ujar Watuna.

Watuna menuturkan, penghentian vaksin AstraZenneca Batch CTMAV547 mulai pada hari Senin (17/05/2021), hingga dua pekan kedepan sambil menunggu informasi lanjutan dari pemerintah provinsi dan pusat.

“Kami di kabupaten/kota masih akan menunggu informasi dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat terkait informasi penggunaan. Kita masih terus berkoordinasi terkait hal ini,” katanya.

Dia menambahkan, untuk vaksin itu sendiri Bitung mendapatkan 500 vial. Yang sudah terpakai sebanyak 135 vial.

“Saat ini tersisa 366 vial yang masih tersimpan di gudang farmasi milik Dinas Kesehatan Kota Bitung. Vaksin ini baru satu kali disuntikan, dan jadwal pemberian suntikan kedua atau dosis kedua nanti tiga bulan ke depan, sambil menunggu instruksi dan petunjuk dari pemerintah pusat dan provinsi,” terangnya.

Lanjut Watuna, vaksin AstraZenneca sudah diberikan kepada seratusan warga. Dan sampai saat ini tidak terjadi kejadian apapun pasca-imunisasi.

“Jadi untuk pelayanan vaksinasi covid 19, tetap kami lakukan dengan vaksin jenis Sinovac. Jumlahnya ada sekitar 40 vial dengan sasaran masih ke masyarakat lanjut usia (lansia),” pungkasnya.

(JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?