Connect with us

Minahasa

Pemkab Minahasa Larang Nelayan Gunakan Jaring Tangkap Ikan di Danau

Dimuat

pada

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Minahasa Lendy Aruperes

Minahasa – Memperhatikan penangkapan ikan di Danau Tondano yang dilakukan oleh nelayan saat ini sangat memprihatinkan. Pasalnya, alat tangkap ikan mereka, menggunakan jaring dan akan merusak ekosistim danau.

Demi menjaga kelestarian danau, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa telah mengeluarkan surat pemberitahuan bagi Camat dan Lurah serta Kumtua dipinggiran danau, agar larangan penangkapan ikan menggunakan jaring supaya disampaikan kepada nelayan.

“Surat pemberitahuan ini dikeluarkan berdasarkan peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan no 29 tahun 2016 yang menyebutkan, bahwa pengembangan kegiatan penangkapan ikan harus memperhatikan kelestarian sumber daya ikan,”kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lendy Aruperes, Rabu (24/2/2021) sore tadi.

kondisi Danau Tondano saat ini, menurut Aruperes, semakin bertambah penggunaan jaring angkat justru bakal menyebabkan eksploitasi berlebihan serta degradasi populasi, sekaligus mengancam kelestarian sumber daya ikan. Untuk itu, larangan ini dikeluarkan.

“Penangkapan ikan menggunakan jaring selain merusak ekosistim danau, juga merugikan warga nelayan yang lain. Oleh sebab itu, berharap kepada pemerintah setempat khsusnya yang berada di pinggiran danau agar dapat mensosialisasikan larangan ini kepada nelayan. Sebab, dalam waktu dekat Pemkab Minahasa akan keluarkan Peraturan Bupati (Perbup) yang didalamnya ada sanksi,”ujarnya.

“Larangan ini, mengacu pada instruksi Bupati Minahasa no 12 tahun 2020 tentang pelestarian sungai dan danau untuk kegiatan budidaya tanaman air dan penggunaan jaring di Danau Tondano,”tambahnya. (Erwien Bojoh)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?