Connect with us

Bitung

Pemkot Bitung Terima Bantuan Anjing Pelacak Dari BKSDA Sulut, Maurits-Hengky: ini Sangat Bermanfaat dan Membantu Kami

Dimuat

pada

Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri saat menerima dua anjing pelacak dari BKSDA Sulut, Kamis (16/12/2021)

BITUNG–Pemerintah Kota Bitung menerima bantuan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara (Sulut) berupa dua anjing pelacak jenis German Sheperd berumur 3 tahun bernama Giselle dan jenis Belgian Malinois umur 4 tahun bernama Ivy.

Penyerahan dua ekor anjing itu diterima langsung Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri, di halaman Kantor Pelabuhan Samudera Bitung, Kamis (16/12/2021).

Informasi diperoleh, kedua anjing pelacak tersebut diberikan berdasarkan kerjasama antara BKSDA Sulut dan Wildlife Conservation Society (WCS) serta Pusat Penyelamatan Satwa Tasikoki. Selanjutnya, dua ekor anjing itu akan diserahkan Pemkot Bitung kepada Satgas Perlindungan Tumbuhan dan Satwa Liar Kota Bitung.

Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri kesempatan itu memberikan, apresiasi kepada BKSDA Sulut dan WCS serta Tasikoki yang telah memberikan bantuan dua ekor anjing pelacak khusus satwa liar tersebut.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat. Kami Maurits-Hengky mengucapkan terimakasih. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk keberlangsungan akan kinerja Satgas Perlindungan Tumbuhan dan Satwa Liar. Ini aka  berguna untuk memberantas praktik penyeludupan satwa dan tumbuhan melalui akses transportasi laut,” kata Maurits.

Maurits berpesan agar keduaa anjing tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kedua anjing pelacak ini kata Maurits, harus benar-benar digunakan semaksimal mungkin sesuai dengan SOP.

“Pergunakan sebaik mungkin sebagaimana mesetinya. Manfaatkan anjing pelacak ini untuk menunjang kerja kita,” pintanya.

Sementara itu, Kepala BKSDA Sulut, Ashari Daeng Magikki juga mengucapkan  terima kasih kepada Pemkot Bitung yang senantiasa memberikan mensupport terhadap perlindungan dan pelestarian satwa di Bitung.

“Satgas perlindungan tumbuhan dan satwa liar merupakan satgas pertama di bentuk hampir di seluruh kabupaten dan kota se-Indonesia. Ini patut diparesiasi,” ujarnya.

Mantan Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Sulut ini juga berharap, kerjasama yang saat ini terjalin baik dapat memberikan dampak positif untuk kelestarian satwa serta  memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kedepan pemanfaatan anjing pelacak ini bisa kita atur mekanimse pengunannya atau meminjamnya jika dibutuhkan. Agar lebih mudah dan tidak memberatkan,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala KSOP, Stefanus Wembli Wetik, Dansatrol VIII Kolonel Laut Dwi Bayi Wicaksono, Sekertasis Daerah Kota Bitung, Audy Pengemanan, Kepala Staf Kodim, Mayor Infantri Hardy Gue, Asisten II Pemkot Bitung, Sikamang, Kapolsek KSP, AKP Wayan Budiantara, Kadis DLH, Sadat Minabari.

(JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?