Connect with us

Kepulauan Talaud

Penyebar Hoax CoVid-19 Bakal Di Pidana

Dimuat

pada

Rapat Koordinasi Penanganan CoVid-19 di Aula Makodim 1312 / Talaud

TALAUD — Ketakutan masyarakat terhadap wabah Covid-19 atau Virus Corona rupanya turut dipicu penyebaran informasi bohong alias hoax, tak terkecuali di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Perihal tersebut, Dandim 1312/Talaud Letkol Czi Irawan Gupta rochman mengatakan bahwa hoax tak bedanya dengan virus; virus yang memuat warga menjadi ketakutan dan panik.

Karena itu dia menekankan, penyebar hoax seputar Covid-19 perlu ditindak tegas oleh aparat.

“Diharapkan kepada mafia hoaks agar segera diamankan. Hoaks adalah virus,” tegasnya, dalam rapat koordinasi Forkopimda Talaud guna memantapkan kesigapan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Talaud, di Makodim 1312/Talaud, beberapa waktu lalu.

Perihal informasi bohong atau hoax seputar Covid-19 ini, informasi di peroleh media ini, beberapa hari belakangan sejumlah warga di Kota Melonguane, ibu kota Kabupaten Kepulauan Talaud, mulai dihantui ketakutan berlebihan bakal tertular Covid-19 atau Virus Corona.

Mereka mengaku, hal itu dipicu ada informasi beredar bahwa sudah ada orang yang positif Covid-19 di wilayah Melonguane.

Sementara itu, sehubungan ada tidaknya orang yang terinfeksi Covid-19 di Kepulauan Talaud, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan telah menetapkan seorang warganya sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19 atau Virus Corona.

ODP tersebut diketahui memiliki riwayat perjalanan dari India serta menunjukan gejala-gejala seperti orang yang terpapar Covid-19. Dia mengakui, sebelumnya ada 6 orang yang dinyatakan dalam masa pemantauan.

2 orang warga Negara Jepang dan sudah dinyatakan bebas inkubasi dan sudah balik ke Jepang. Sementara 4 orang lainnya warga Talaud yang pernah ke Tiongkok, tetapi kini juga sudah bebas inkubasi.

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?