Connect with us

Kepulauan Talaud

Poktan Pengayoman Lapas Lirung Panen Padi Ladang, DKPP Kabupaten Talaud Ikut Hadir

Dimuat

pada

Pelaksanaan panen perdana padi ladang milik Poktan Pengayoman Lapas Lirung yang dihadiri oleh Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lirung-Kalongan Stintje Pangurian, SP yang mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Talaud, Senin (19/7/2021). //foto: istimewa.

LIRUNG – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kepulauan Talaud dibawah kepemimpinan Drs Melksion Saweduling MM, ME ikut menghadiri kegiatan Panen Perdana Padi Ladang seluas 1 hektare milik Kelompok Tani Pengayoman Lapas Lirung yang diwakili oleh Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lirung-Kalongan Stintje Pangurian, SP.

Kegiatan panen perdana komoditas yang memiliki nama latin Oryza Sativa ini digelar pada Senin (19/7/2021) tepatnya pukul 09.00 wita yang berlokasi di Kelurahan Lirung 1 Kecamatan Lirung. Dan dihadiri juga oleh Kepala Lapas Lirung Jitro Tindi serta para anggota Poktan Pengayoman Lapas Lirung.

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lirung-Kalongan Stintje Pangurian, SP mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan seperti ini kiranya akan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk menggiatkan kembali sektor pertanian di Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Harapannya ke depan banyak Kelompok Tani di Kecamatan Lirung bisa menanam padi ladang yang juga merupakan salah satu makanan pokok dari masyarakat di Talaud selain dari singkong atau jenis umbi-umbian lainnya,” ucap Pangurian.

Hal ini pun mendapat apresiasi dari Kepala Lapas Lirung Jitro Tindi atas usaha dari Poktan yang berjumlah 15 orang tersebut. Dirinya ikut mengapresiasi hasil usaha para warga binaannya yang telah menanam varietas padi ladang ini dari bulan Februari.

“Kegiatan seperti ini merupakan salah satu metode pembentukan perilaku bagi para warga binaan Lapas Lirung. Sehingga ketika mereka kembali lagi ke lingkungan masyarakat, mereka dapat memberikan kontribusi yang positif ditengah-tengah masyarakat luas,” ujar Tindi.

Meski mengalami kendala akibat cuaca di musim penghujan dan angin yang membuat sebagian tanaman ini rusak, tetapi hal itu tidak membuat semangat para anggota Poktan menciut. Hal ini dibuktikan dengan hasil panen yang berlimpah yakni dengan kisaran 1 Ton.

Diketahui bahwa hasil panen padi ladang ini juga merupakan salah satu sumber makanan bagi para warga binaan Lapas Lirung. Namun selain untuk dikonsumsi sendiri, ada juga yang dijual ke masyarakat di sekitar Kecamatan Lirung. Sehingga hal ini memberikan dampak positif terhadap sektor ketahanan pangan apalagi ditengah situasi pandemi Covid-19 sekarang ini. (tni)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?