Connect with us

Kepulauan Talaud

Polres Talaud Ungkap Sindikat Kasus Pencurian Baterai CDC Tower Telkomsel Seharga Ratusan Juta, Berikut Kronologinya!

Dimuat

pada

Konferensi Pers Polres Kepulauan Talaud dalam Kasus Pencurian Baterai CDC Tower Telkomsel yang dipimpin oleh Kapolres Talaud AKBP Alam Kusuma S Irawan, SH, SIK, MH pada Jumat (25/6/2021) lalu. //foto: hmspolres.

MELONGUANE – Polres Kepulauan Talaud berhasil mengungkap Kasus Pencurian Baterai CDC Tower Telkomsel didua wilayah yakni Tower Telkomsel di Site Apan Desa Arangkaa Kecamatan Gemeh dan Kabel Jamper Baterai di Site Essang.

Hal ini dilakukan melalui Konferensi Pers yang digelar pihak Polres Kepulauan Talaud pada Jumat (25/6/2021) lalu pukul 14.30 wita di Lobi Polres Talaud.

Press Release yang dipimpin oleh Kapolres AKBP Alam Kusuma S Irawan, SH, SIK, MH didampingi Kasat Reskrim Iptu Ricky Hermawan, S.Trk, Kanit 2 Sat Reskrim Aipda Rasid Panigoro bersama Penyidik dan Katim Resmob bersama Personil, kemudian menghadirkan enam tersangka yakni BM (36) warga Desa Sereh 1 Kecamatan Lirung, OK (54) warga Desa Lirung I Kecamatan Lirung, AS (21) warga Desa Sereh Kecamatan Lirung, MB (33) warga Desa Arangkaa Kecamatan Gemeh, JT ( 33) warga Desa Arangkaa Kecamatan Gemeh, FW (23) warga Desa Niampak Kecamatan Beo Selatan serta dua orang yang masih dibawah umur.

Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Alam Kusuma S Irawan SH, SIK, MH dalam keterangan persnya mengatakan bahwa kronologis kejadiannya bermula pada Senin (24/5/2021) sekira pukul 20.00 wita, anggota piket Polsek Essang mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi dugaan pencurian Baterai CDC Tower Telkomsel di wilayah Site Apan Desa Arangkaa Kecamatan Gemeh dan Kabel Jamper Baterei di Site Essang yang dilakukan oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Karena dicurigai aksi ini dilakukan lebih dari dua orang pelaku, sehingga saat bersamaan Kapolsek Essang Iptu Berty Polii berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Talaud dan selanjutnya melakukan pengembangan penyelidikan bersama Unit Resmob Mata Merah dan Penyidik Unit 2 Sat Reskrim di wilayah Kecamatan Gemeh, Kecamatan Essang dan Kecamatan Beo Selatan. Sehingga dalam waktu kurang dari 1×24 jam akhirnya berhasil mengamankan enam orang pelaku pencurian.Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku adalah berupa satu Baterai CDC Tower warna abu-abu merk Bae, 27 Kabel Jamper Baterai CDC, satu kunci bola, satu kunci pas ring 22, satu kunci ring 22 dan satu unit mobil Suzuki Pick Up warna hitam.

“Dari hasil pengembangan jumlah total barang bukti yaitu 37 yang dilaporkan hilang, ada19 Babuk yang berhasil diamankan kembali oleh penyidik sedangkan 18 sisanya masih terus diupayakan oleh penyidik melalui pengembangan kasus terhadap barang bukti lainnya,” ucap Kapolres Talaud.

Dikatakannya bahwa kerugian materil diperkirakan sekitar Rp888.000.000 (Delapan Ratus Delapan Puluh Delapan Juta Rupiah), dan sebanyak 6 orang tersangka telah dilakukan penahanan oleh penyidik,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Kapolres bahwa kasus ini dapat dikatakan sebagai sindikat karena telah beroperasi lebih dari satu kali yang di fasilitasi oleh tersangka OK. Dimana dia membelinya dari tersangka lainnya seharga Rp300.000 (Tiga Ratus Ribu Rupiah)/buah dan tersangka OK menjualnya dengan harga besi tua perkilogram seharga Rp11.000 (Sebelas Ribu Rupiah).

“Para tersangka bakal dipersangkakan dengan Pasal 363 Ayat (1) ke 3, 4e, dan ke 5e Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara selama 7 (Tujuh) tahun penjara,” pungkasnya. (tni)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?