Connect with us

Kepulauan Talaud

Polsek Beo Serahkan Tersangka Kasus Cabul Anak Dibawah Umur Ke JPU

Dimuat

pada

SIAP DISIDANGKAN : Anggota Polsek Beo, Polres Kepulauan Talaud menyerahkan berkas perkara dugaan tindak pidana pencabulan anak dibawah umur yang dilakukan tersangka KM alias Kien, kepada pihak Kejaksaan Cabang Negeri Kepulauan Talaud di Beo

BEO—Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan serta merampungkan hasil pemeriksaan dan barang bukti, Kepolisian Sektor Beo menyerahkan KM alias Kien (29) warga Desa Awit Selatan Kecamatan Beo Utara, tersangka dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur ke pihak Kejaksaan Cabang Negeri Kepulauan Talaud di Beo, untuk diproeses lebih lanjut, Senin (22/02/2021).

Penyerahan tersangka dan barang bukti kepada pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan nomor berkas perkara : BP/13/XII/2020/Reskrim, tanggal 03 Desember  2020.

“Ini, sehubungan dengan perkara tindak pidana Perbuatan Cabul  terhadap anak dibawa umur sebagaimana dimaksud dalam rumusan 82 ayat (1) jo Pasal 76E UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 tahun 2002 tentang perlindunga anak sebagaimana ditetapkan oleh UU RI No.17 Tahun 2016 tentang penetapan perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,” Ungkap Kapolsek Beo Ipda Johan Atang.

Diketahui, kasus dugaan persetubuhan anak dibawah umur yang dilakukan tersangka kepada korban HK yang saat itu baru berusia 10 tahun, dilaporkan oleh VS alias Vera warga Desa Awit Selatan Kecamatan Beo Utara, yang juga merupakan ibu korban.

Vera menuturkan pada saat kejadian (Senin, 16/11/2020), dirinya sedang tidur di dalam kamar. Dirinya curiga melihat gerak gerik tersangka yang tak lain adalah kekasihnya yang sudah tinggal serumah, gelisah keluar masuk kamar sambil mengintip. Penasaran dengan gerak gerik tersangka yang mencurigakan, Vera pun keluar dan mengintip dari sela – sela pintu, dan dirinyapun terhenyak saat melihat tersangka tengah melakukan aksi bejatnya kepada korban.

Tak terima dengan perbuatan tersangka, Vera pun melaporkan kasus ini ke pihak Kepolisian Sektor Beo.

Kapolsek menegaskan, sekalipun pelaku enggan mengakui perbuatannya, tapi atas dasar pengakuan korban dan saksi serta hasil visum, kasus ini layak untuk tahap II

“Meskipun pelaku tidak mengakui, tapi atas dasar pengakuan dan keterangan korban, serta saksi – saksi dan dilengkapi dengan hasil visum et repertum, kasus ini dinyatakan P21 dan sudah tahap II,” pungkas Atang.

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?