Connect with us

Minahasa

PR I Dan PR 2 Unima Dinilai Alergi Mahasiswa

Dimuat

pada

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unima Jeremia Pantouw

MINAHASA – Pemimpin Unima yang baik harus terbuka terhadap siapa saja termasuk mahasiswa yang hendak berkoordinasi. Namun, di kampus biru sebut kampus Unima ini, lebih gampang menemui Rektor dari pada Pembantu Rektor (PR) 1 dan PR 2. Hal ini disampaikan Ketua BEM Unima Jeremia Pantouw, saat demo di kantor pusat Unima, Senin (14/6/2021) siang tadi.

Menurut Jeremia, saran dan kritik yang diberikan Pembantu Rektor disaat kami berkonsultasi akan diterima baik. Sebab, para pemimpin adalah pilihan Rektorat yang seharusnya kembali mengabdi kepada Rektorat termasuk memberikan solusi kepada mahasiswa.

“Hanya saja, PR 1 maupun PR 2 Unima ini dinilai tidak ingin menemui mahasiswa ketika akan dijumpai diruang kerjanya. Kadang kala mereka tak berada ditempat, bila ada diruangannya banyak alasan yang diberikan stafnya. Itu menandakan dia alergi dengan mahasiswa,”ungkapnya.

Mahasiswa merupakan bagian yang terus mendorong perkembangan kampus. Koordinasi ketika ditempuh, tentu ada solusi yang baik bagi mahasiswa dan akan membuahkan hasil yang baik pula. Namun, para PR tersebut jarang ditemui mahasiswa dengan alasan yang tidak jelas.

“Kami lebih gampang bertemu dengan Rektor dari pada PR 1 dan PR 2. Jadi, mohon Rektor Unima Prof Dr Deitje Adolfin Katuuk, M.Pd memperhatikan kinerja dan pelayanan mereka terhadap mahasiswa,”tegasnya. (Erwien Bojoh)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?