Connect with us

Bitung

Ratusan Juta Anggaran Pramuka “Disunat”, Kadispora Bitung Berkelit Ada Refocusing, Tapi..

Dimuat

pada

Anggaran pramuka di Bitung bermasalah. Foto: Maurits-Hengky (Istimewa).

BITUNG—Ratusan juta anggaran untuk Praja Muda Karana (Pramuka) Kota Bitung diduga telah “Disunat” alias dipotong dengan dalil refocusing.

Imbasnya, kegiatan kepramukaan seperti pembangunan karakter anak muda kota Bitung harus tersendat-sendat.

Bahkan, dari pengakuan kakak-kakak pramuka seperti Axel Galatang dan Julius Ondang mereka paling banyak menggunakan dana pribadi untuk melaksanakan setiap agenda kepramukaan.

Parahnya lagi, dari informasi yang didapat para pengurus pramuka di Kota Bitung mulai merasa malu ketika menggelar kegiatan. Karena selalu meminta dana kepada pihak Pengurus Kwartir Cabang pramuka.

“Kami sebenarnya merasa malu. Setiap kali ada kegiatan pramuka. Selalu menggunakan dana pribadi. Hal ini karena  dana kami dipotong oleh Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kota Bitung,” beber sumber resmi media ini.

Mirisnya lagi, menurut sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan ini, anggaran pramuka yang diusulkan sekitar Rp 300 jutaan. Namun kata dia, yang disetujui hanya sekitar Rp 150 juta.

“Tapi. Terinformasi anggaran Pramuka itu yang diterima tinggal Rp 60 juta. Sisanya tidak tahu dimana,” sesal sumber, Kamis (24/06/2021).

Kadispora Kota Bitung, Anita Lomban saat dikonfirmasi sejumlah awak media tak menampik jika dana itu dipotong.

 “Untuk tahun ini hanya Paskibraka dan Pramuka yang memperoleh dana Alokasi. Dana dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (Dipa) sebesar 185 Juta dari 300 juta yang diusulkan untuk pramuka,” terang Lomban.

Lomban menuturkan,  pengurangan anggaran Pramuka tersebut karena terjadinya Refocusing untuk pandemi Covid-19. Sehingga kata dia, pemotongan dilakukan sebesar Rp 121 juta.

“Anggaran kami harus di refocusing. Sehingga mau tidak mau dana dari pramuka juga ikut di refocusing sebesar Rp 121 juta. Sehingga dana yang tersisa tinggal Rp 63 juta,”jelasnya.

Disisi lain, pernyataan Kadispora itu ikut dibenarkan Kasubag Keuangan Dispora Bitung, Maikel Seerang. Menurutnya, jika persoalan ini sudah dibicarakan dengan pihak Kwarcab Pramuka Bitung.

“Kami sudah membicarakan hal ini dengan pengurus Kwarcab setelah terjadi refocusing,” ujar Maikel.

Sayangnya pembenaran yang disampaikan keduanya itu mendapat tanggapan dari Sekretaris Kwartir Cabang Pramuka Bitung Kakak Julius Ondang.

“Seharusnya jika ada refocusing anggaran seperti itu instansi terkait harus  dikoordinasikan dengan kami. Sehingga kami bisa mencari jalan keluar terhadap kegiatan pembinaan karakter anak muda yang sudah diprogramkan,” pinta Ondang.

Ondang merasa tidak adanya koordinasi dan komunikasi dari pihak Dispora Bitung membuat pihaknya seperti ditampar oleh anggota pramuka. Karena kata Ondang, apa yang telah disosialisasikan kepada anggota Praja Muda Karana semuanya batal.

“Janganlah seperti ini. Masa kita tahu nanti setelah refocusing itu sudah dilakukan. Akibatnya apa yang sudah kita sampaikan kepada Praja Muda Karana semuanya sia-sia. Padahal, jika ada komunikasi lebih awal dengan kami maka pasti kita akan mencari jalan keluar untuk kegiatan-kegiatan kepramukaan. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi kedepan,” sesalnya.

(JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?