Connect with us

Kepulauan Sangihe

Sangihe Mulai Seriusi Pengembangan Tanaman Porang

Dimuat

pada

Golfrid Pella, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Sangihe

Peliput: Fitri Lumiu

TAHUNA
Tanaman berjenis umbi-umbian Porang mulai dikembangkan Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Sangihe. Para petani yang ada di Sangihe pun mulai meminati tanaman yang satu ini. Dimana selain memiliki nilai jual yang tinggi di pasaran, tanaman ini juga di ketahui kaya manfaat.

Melalui dana Pemulihan Ekonomi Nasional pengembangan tanaman Porang akan menjadi salah satu program yang akan di lakukan oleh Dinas Pertanian. Hal ini di sampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Sangihe Golfrid Pella.

“Lewat dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kita akan rencanakan pengembangan tanaman porang, jadi ada sekitar 600 kilo gram yang nanti akan di berikan ke kelompok dan kita sementara mengidentifikasi kelompok-kelompok mana yang nantinya akan di berikan,”ujarnya beberapa waktu lalu.

Meski demikian lanjut Pella, tidak semua wilayah akan menjadi daerah pengembangan tanaman porang, disebapkan keterbatasan bibit.

“Tanaman ini juga tergolong baru dalam pengembangannya. Dinas pertanian sendiri baru mau belajar untuk menanam dan bersyukur ada Kamar dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Kepulauan Sangihe yang mau menfasilitasi untuk ikut pelatihan,”ungkapnya.

Ia juga mengatakan, pengembangan tanaman porang masih tergolong baru, akan tetapi dengan adanya peluang bisnis yang menjanjikan membuat tanaman ini cepat menyebar hingga di daerah Sangihe.

“Jangankan di daerah ini di Indonesia sendiri baru lima tahun terakhir dikarenakan adanya permintaan dari Negara luar sehingga dia cepat menyebar sampai di daerah ini yang sudah beberapa kelompok yang sudah mengembangkan ini,” jelasnya. Pella juga menyebutkan dalam pengembangannya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kadin guna pemasaran serta pengadaan bibit porang.

Ia menjelaskan untuk pengembangan tanaman porang, anggarannya sekitar 300 jutaan yang akan di ambil dari dana PEN.

“Anggaran untuk 600Kg, kurang lebih 300 jutaan untuk 5 sampai 10 kelompok tani yang akan di berikan dan ini masih dalam identifikasi dan saat ini teman-teman penyuluh juga sementara sosialisasi di lapangan,” tandasnya.(*).

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?