Connect with us

Kepulauan Talaud

Satu Pasien PDP Sembuh, Monangin : 2 Orang Masih Dalam Pantauan

Dimuat

pada

Ilustrasi

TALAUD — Satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, dinyatakan tidak terinveksi virus corona.

“Hasilnya dia (PDP 01, red) negatif,” kata dr. Kerry D. Monangin, Juru Bicara Satgas Covid-19 Talaud, saat dikonfirmasi wartawan.

Hasil itu diketahui setelah petugas melakukan pemeriksaan dengan menggunakan rapid test atau test cepat.

“Jadi kami pakai rapid test atau test cepat. Sebab sampel dari leher atau tenggorokan yang dikirim ke Jakarta itu sampai sekarang belum ada hasilnya, karena ternyata di laboratorium itu antri banyak sekali,” ungkapnya.

Pasien tersebut, ungkap dr. Monangin, sudah dikeluarkan dari ruang isolasi dan dipulangkan ke rumahnya kemarin siang. Namun, tim medis akan tetap melakukan pemantauan sampai 10 hari kedepan.

“Dokter sarankan agar dia tetap diam di rumah dulu, karena dia juga perlu istirahat. Dan sesuai prosedurnya, 10 hari kemudian petugas akan periksa lagi,” ujarnya.

Dengan status sehat yang diperoleh PDP 01, maka saat ini di Kepulauan Talaud nol PDP, sebagaimana juga tercatat pada data yang diperoleh Media ini hingga pukul 18.19 wita.

Data tersebut juga menunjukan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) yang dinyatakan sehat juga bertambah.

Dari 8 ODP, 6 diantaranya sudah dinyatakan sehat. Sedangkan 2 orang lainnya masih dalam proses pemantauan. Kemudian untuk pelaku perjalanan dari daerah terjangkit tercatat sebanyak 174 orang.

161 diantaranya masih dalam masa karantina, sedangkan 13 orang sudah diobservasi dan dinyatakan sehat.

Sedangkan pelaku perjalanan dari daerah dengan kasus import ada sebanyak 564 orang, dan semuanya sedang menjalani masa isolasi mandiri

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?