Connect with us

Bitung

Selain Terbengkalai, Ternyata Radio TV Bitung Sempat Terendus APH Ada Korupsi

Dimuat

pada

Penampakan Tower Radio TV Bitung

BITUNG–Radio TV Bitung yang sempat populer dimasanya yakni pada tahun 2000an kini telah beralih fungsi menjadi barang “rongsokan” yang terbengkalai tidak terurus.

Pasalnya, Radio TV Bitung sendiri sempat mengudara kurang lebih dua tahun lamanya. Namun, seiring berjalannya waktu ternyata pihak aparat penegak hukum (APH) kala itu mengendus adanya dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor).

Dimana, pihak APH menduga ada mark up saat proyek Radio TV Bitung dimulai, baik itu pengadaan alat-alat yang digunakan hingga pengadaan lahan. Pun, dikabarkan sempat berproses hingga ke meja hijau.

Informasi diperoleh, Radio TV Bitung yang berada di Kelurahan Wangurer Utara Lingkungan II RT 08 Kecamatan Madidir itu didanai oleh pemerintah sekitar Rp 6 Miliar hingga Rp 7 Miliar dimasa itu.

Bahkan, bisa dibilang dimasa itu Radio TV Bitung yang merupakan asset pemerintah ini memiliki fasilitas yang sangat canggih. Bayangkan saja, semua peralatan elektronik yang digunakan kabarnya didatangkan dari Italy. Begitu juga teknisi, didatangkan dari Kota Bandung dengan biaya Rp 50 juta di tahun 2000an.

Asset miliran rupiah itu memiliki fasilitas bangunan sendiri yakni kantor, Radio TV Bitung juga punya tower radio setinggi 60an meter serta dua piringan satelit untuk memancarkan siaran TV ke masyarakat Kota Bitung dan sekitarnya.

Munculnya Radio TV Bitung pada tahun 2000an bak primadona kala itu. Sebab masyarakat bisa mendapatkan informasi atau pun hiburan lewat siaran TV.

Namun sayang, saat ini kondisinya memprihatinkan bahkan membahayakan nyawa warga sekitar karena struktur tower yang sudah miring dan berkarat seakan mau roboh.

Dengan proses hukum yang masih berjalan hingga kini, masyarakat sekitar tower Radio TV Bitung berharap agar fasilitas itu segera mendapat penanganan mengingat kondisinya mengancam keselamatan dan nyawa warga sekitar.

Sekian tahun terbengkalai dan tersandung kasus hukum, Radio TV Bitung dikabarkan masih tercatat sebagai salah satu aset Pemkot Bitung yang belum dihapuskan.

Menurut Kepala Dinas Kominfo Pemkot Bitung, Frangky Sondakh, membenarkan jika Radio TV Bitung masih tercatat sebagai salah satu aset pemkot Bitung kendati kondisinya terbengkalai.

Franky menyatakan, saat dirinya masih menjabat Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Pemkot Bitung, pihaknya sempat berencana untuk melakukan penghapusan aset karena kondisi tower yang sudah membahayakan warga sekitar.

“Kami takut melakukan penghapusan aset Radio TV Bitung, karena masih ada persoalan (Korupsi,red) dan aset itu sudah dicantumkan sebagai aset lainnya di Pemkot. Tapi jika sudah berbahaya harus segera dilakukan penghapusan barang,” kata Franky beberapa waktu lalu.

Lanjutnya, dalam waktu dekat dirinya akan kembali berkoordinasi dengan Bagian Aset terkait kondisi tower Radio TV Bitung agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Intinya, Radio TV Bitung masih tercatat sebagai aset daerah,” katanya.

(JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?