Connect with us

Bitung

Selama PPKM Berlangsung, Kelurahan Zona Merah Covid-19 Dilarang Keluarkan Ijin Kegiatan Keramaian

Dimuat

pada

Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri menegaskan kelurahan zona merah covid-19 jangan buat kegiatan keramaian

BITUNG—Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di kelurahan yang masuk pada zona merah penyebaran covid-19 wajib dipatuhi.

Informasi diperoleh, selama pemberlakukan PPKM Mikro berlangsung kelurahan yang masuk pada zona merah tidak dibenarkan untuk mengeluarkan ijin kegiatan apapun yang bisa menimbulkan kerumunan.

“Aparat pemerintah kelurahan, mulai dari Pala dam RT harus terus berkoordinasi selama PPKM ini berlangsung. Aparat kelurahan jangan pernah mengeluarkan ijin apapun. Terutama ijin keramaian yang menyebabkan terjadinya perkumpulan orang. Selama PPKM berlangsung masyarakat harus tetap mematuhi disiplin protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun serta menghindari kerumunan. Pala RT dan Satgas Covid-19 tingkat kelurahan harus pro aktif juga dalam mensosialisasikan adanya PPKM Mikro ini,” pinta Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri, Rabu (07/07/2021).

Mauirts juga menegaskan kepada Pala, RT dan aparat kelurahan jika menemukan ada warga selama PPKM Mikro berlangsung namun tetap melakukan kegiatan keramaian. Maka kata dia, segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar kegiatan tersebut dibubarkan.

“Jika masih ada yang nekat menggelar kegiatan keramaian apalagi sampai terjadi kerumunan maka wajib untuk dibubarkan. Kalau tidak diindahkan segera lapor ke Polsek agar ditindaklanjuti. Kita akan berikan sanksi agar ada efek jerah. Kita juga akan memasang spanduk di setiap wilayah kelurahan yang masuk pada zona merah. Ini dilakukan untuk menyelamtkan masyarkat kita dari penyebaran virus covdi-19,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Girian Muslih Antameng saat diwawancarai awak media menyampaikan jika ada empat kelurahan yang akan diterapkan PPKM Mikro.

“Empat kelurahan di Kecamatan Girian masuk pada zona merah yakni, Kelurahan Girian Indah , Girian Weru 2, Girian Atas dan Girian Permai. Empat kelurahan ini akan kami pantau terus. Dan tidak akan kami ijinkan menggelar kegiatan apapun yang bisa menimbulkan kerumunan,” jelas Antameng. (JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?