Connect with us

Kepulauan Talaud

Sepakat, Diinisiasi Polsek Beo, Bos KM. Venio 09 Siap Membayar Kerugian Kelompok Nelayan Tuna Beo

Dimuat

pada

DI MEDIASI KAPOLSEK BEO : Setelah melalui proses panjang, pihak KM. Venio 09 akhirnya mengakui kesalahan mereka dan siap membayar kerugian yang dialami Kelompok Nelayan Tuna Beo

Peliput : Frendy Sapoh, Kartini Pangurian

TALAUD—Permasalahan antara pihak kelompok nelayan Tuna Beo dan pihak KM. Venio 09 akhirnya selesai, setelah pihak kepolisian Sektor Beo mempertemukan kedua belah pihak untuk di mediasi.

 Pertemuan kedua belah pihak dilaksanakan di Mapolsek Beo, dan disaksikan oleh Kapolsek Beo, Ipda Johan Atang. Dimana dari pertemuan tersebut disepakati bahwa pihak KM. Venio 09 yang diwakili oleh Jefry Lumintang selaku kapten kapal, akan melunasi tunggakan mereka kepada pihak Kelompok Nelayan Tuna Beo, dengan tiga kali tahapan pembayaran, Senin (8/02/2021)

Kapolsek Beo, Ipda Johan  Atang menuturkan bahwa mediasi ini dilakukan sebagai bentuk peran serta Polri dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di masyarakat.

“Kami menindaklanjuti keluhan nelayan Tuna Beo yang di posting lewat akun Facebook @Frets Deky Latjandu, yang juga melaporkan hal ini kepada kami via telpon. Dimana pihak nelayan Tuna Beo keberatan dengan perlakuan KM. Venio 09, yang tak membayar uang sisa dari perjanjian jual beli ikan,”  Ungkap Atang.

“Dan oleh pihak Polsek Beo dilakukanlah mediasi ini. Dan lewat mediasi ini disepakati oleh kedua belah pihak, dimana mereka sepakat persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak  kapal jarring KM. Venio 09 meminta maaf atas kelalaian mereka dalam hal membayar, dan siap bertanggung jawab atas kerugian yang dialami Kelompok Nelayan Tuna Beo. Mediasi ini adalah bentuk peran serta Polri dalam menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat,” Pungkas Kapolsek.

Senada dengan itu, pengurus Kelompok Nelayan Tuna Beo yang diwakili oleh Decky Latjandu mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Polsek Beo dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

“Terima kasih kepada pihak Polsek Beo yang telah membantu kami menyelesaikan persoalan ini. Dan juga kepada seluruh elemen masyarakat yang telah membantu kami, hingga akhirnya pihak KM. Venio 09 mengakui kesalahan mereka dan siap membayar apa yang menjadi tanggung jawab mereka. Dimana pembayaran dilakukan tiga tahap pembayaran, dengan menandatangani perjanjian pembayaran” tukas Latjandu.

“Semoga kejadian ini membawa hikmah bagi kita semua sebagai pelaku usaha kapal jaring dan kita masyarakat Talaud, teristimewa Nelayan Talaud,” Pungkas Latjandu.

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?