Connect with us

Minahasa Utara

Siap Menangkan Pilhut Kokoleh Dua, Adri Alfrets Logio : Jika Orang Lain Bisa, Saya Juga Pasti Bisa

Dimuat

pada

AIRMADIDI — Penyalahgunaan wewenang hingga penyalahgunaan keuangan dana desa yang marak terjadi saat ini, membuat pembangunan di desa tak lagi sesuai dengan tujuan Presiden Joko Widodo, dimana pembangunan harus dimulai dari desa.

Hal inipun membuat Adri Alfrets Logio (A2L), pria kelahiran 19 April 1983 merasa terpanggil sebagai anak negeri tanah leluhur Desa Kokoleh 2 Kecamatan Likupang Selatan, untuk membaktikan diri sebagai Hukum Tua bagi desa dimana oleh hasil tanahnya dia makan, oleh airnya dia minum, desa yang sangat dicintainya desa Kokoleh 2.

Adri Alfrets Logio (A2L) menyerahkan berkas pendaftaran Calon Hukum Tua Desa Kokoleh Dua, kepada Panitia Pemilihan.

Banyak hinaan dan cacian tak menyurutkan langkah pria dua anak ini dalam memberikan diri, berbakti bagi tanah tercintanya.

“Sekalipun banyak yang mencibir saya, mengejek dan bahkan menilai saya dengan sebelah mata, tapi semua itu saya jadikan sebagai motivasi dan pijakan saya untuk berbakti bagi desa ini. Prinsip saya, apapun yang orang lain katakan tentang saya, tak akan menyurutkan niat saya. Jika orang lain bisa berbuat bagi desa ini, saya yakin saya juga pasti bisa,” ungkap Logio kepada media ini, Senin (12/09/2022).

A2L mengikuti pencabutan nomor urut Calon Hukum Tua Desa Kokoleh Dua, Kecamatan Likupang Selatan

Berdasarkan hal itu Adri Alfrets Logio, ingin menjadikan Desa Kokoleh Dua sebagai desa yang Transparan dan Adil dalam penyelenggaran pemerintahan, Cepat dan responsif terhadap berbagai bentuk persoalan yang ada di tengah – tengah masyarakat, dan Bertanggung Jawab terhadap setiap keputusan yang dibuatnya, kepada masyarakat, bangsa dan negara sebagai pemegang kekuasaan tertinggi.

Tak sampai disitu, Logio pun mengusung misi revolusioner untuk mengubah konsep dan pemahaman masyarakat Desa Kokoleh Dua akan tata kelola pemerintahan desa.

“Pengelolaan pemerintahan desa wajib transparan, harus siap menerima kritikan dan masukan dari setiap elemen masyarakat. Karena pembangunan desa tidak bisa dilakukan sendiri oleh hukum tua, tapi oleh kebersamaan, gotong royong antara masyarakat, pemerintah, adat dan agama,” tukas pria yang pernah menjadi anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Minahasa Utara.

Bersama Pimpinan Daerah Minahasa Utara, Bupati Joune J. E. Ganda, SE., MAP dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulong, SH., MH

Konsep itupun disandingkan dengan berbagai program prioritas yang sinergis dengan program pemerintah daerah Minahasa Utara, dimana pariwisata menjadi ujung tombak pembangunan yang bisa menciptakan peluang lapangan kerja bagi masyarakat, serta pemberian bantuan yang merata tanpa pandang bulu, dan aksesbilitas penggelolan Badan Usaha Milik Desa, serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat mulai dari ibu hamil, balita hingga lansia.

Program – program prioritas inilah yang menjadikan Adri Alfrets Logio menjadi idola hampir seluruh masyarakat Desa Kokoleh Dua, yang menginginkan adanya perubahan di Desa Kokoleh Dua, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahas Utara.

Adri Alfrets Logio, Calon Hukum Tua Desa Kokoleh Dua dengan nomor urut 4

Dirinyapun tak memungkiri, dalam kontestasi pemilihan hukum tua Desa Kokoleh Dua, banyak hal yang bisa berpotensi memisahkan kerukunan dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Sebagai anak desa yang cinta kebersamaan serta kekeluargaan, saya meminta dan mengimbau kepada seluruh masyarakat desa Kokoleh dua, apapun yang terjadi dalam pemilihan nanti, siapapun yang terpilih sebagai hukum tua Desa Kokoleh Dua, jangan ada lagi pertengkaran dan perbedaan. Mari kita sisihkan ego pribadi, rajut kebersamaan demi desa yang sama – sama kita cintai ini,” pungkas Calon Hukum Tua Desa Kokoleh Dua nomor urut 04 itu.

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?