Connect with us

Bitung

Suami Meylinda Salindeho Sekaligus Aktivis Anti Korupsi Dukung Kejaksaan, Lumempouw: Sikat Saja Semua

Dimuat

pada

Berty Lumempouw

BITUNG—Salah satu aktivis Kota Bitung juga selaku Pembina Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulut, Berty Lumempouw menyatakan dukungannya terhadap pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung dalam rangka menungkap kasus-kasus korupsi di Kota Bitung. 

Suami dari Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bitung, Meylinda Salindeho ini mengatakan sebagai aktivis anti korupsi sangat menghormati dan mendukung langkah Kejari Bitung dalam penegakan hukum pemberantasan korupsi. 

“Khususnya kasus yang berhubungan dengan pendidikan dengan tetap menganut asas praduga tak bersalah,”ujar Lumempouw, Selasa (23/03/2021). 

Lumempouw menambahkan, harusnya seorang Kajari sekarang ada di lima tahun yang lalu. Sehingga kata dia, bisa mengungkap kasus-kasus yang juga pernah dia laporkan ke aparat penegak hukum. 

“Seperti dugaan korupsi peralatan sawmil senilai Rp 8.4 miliar yang jelas-jelas sudah jadi besi tua karena tidak bisa di fungsikan. Dan pada akhirnya dilelang dengan harga besi tua. Rp 8.4 miliar hilang begitu saja. Belum lagi kasus dugaan korupsi monumen Trikora,” ungkap Lumempouw.

Lumempouw berharap Kajari Bitung tetap konsisten dengan penegakan hukum korupsi di Kota Bitung. 

“Jangan pilih-pilih, sikat saja semua. Kalau perlu kasus di pendidikan ini di kembangkan terus karena saya yakin banyak akan ditemukan penyalahgunaan wewenang apalagi penyimpangan-penyimpangan dana BOS. Saya juga sedang mempersiapkan data-data dan sebagian sudah ada tinggal melengkapi nya. Begitu juga di dinas lainnya,” tutur Lumempouw.

Lanjut Lumempouw, terkait kasus yang menimpa istrinya. Dia memohon maaf ke masyarakat. Sekalipun kata dia, memiliki bukti yang akurat terkait kesaksian para kepala sekolah (Kepsek). 

“Saya mohon maaf ke masyarakat sekalipun sejujurnya kami punya bukti yg akurat bahwa itu tidak benar seperti kesaksian para kepsek-kepsek,” pungkasnya. 

(Jamal Gani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?