Connect with us

Kepulauan Talaud

Tak Tahan Dimarahi Ortu, Gadis Manis Nekad Minum Racun

Dimuat

pada

DIEVAKUASI : Korban yang sudah tak sadarkan diri tengah dievakuasi oleh pihak Polsek Melonguane untuk dibawa ke RSUD Kab. Kepl. Talaud di Mala.

Peliput : Frendy Sapoh, Kartini Pangurian

TALAUD,Xmanadonew.co.id—Sungguh  malang nasib JM alias Jesika, gadis belia asal desa Kiama Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud. Tak ayal gadis berparas manis ini rela mengakhiri nyawanya dengan meminum racun jenis Spontan.

Kapolsek Melonguane, Ipda Dedi V. Matahari, menjelaskan pihaknya mendapatkan laporan terkait peristiwa bunuh diri tersebut sekira pukul 15.30 wita, yang terjadi di desa Kiama Kecamatan Melonguane Kabupaten Kepualauan Talaud, Selasa (2/02/2021).

Setelah mendapat laporan tersebut, Polsek Melonguane langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setibanya di TKP, korban langsung dibawa ke RSUD, sempat dilakukan upaya tindakan medis, namun sekira satu jam kemudian tepatnya Pukul 16.40 Wita korban meninggal dunia.

Menurut penuturan saksi Olha alias OA (40), pada hari selasa (2/02/2021) Pukul 15.30 Wita, dirinya sedang  mencuci pakaian di kamar mandi, kemudian dirinya ke kamar untuk berganti baju. Pada waktu itu saksi mendapati korban sedang tidur, kemudian saksi hendak membangunkan korban, tiba tiba dirinya melihat korban muntah-muntah sambil menangis dan mengatakan “mama slamat tinggal”.

Saat itu saksi OA mencium, bau racun sehingga langsung berteriak minta tolong, dan mereka pun langsung berusaha memberikan pertolongan pertama dengan meminumkan susu dancow dan santan air kelapa.

Senada  dengan itu, salah satu saksi yakni Pingkan alias PA (22) menuturkan bahwa dirinya Bersama korban sekira pukul, 14.30 wita duduk Bersama – sama dengan sejumlah teman – tema korban di depan rumah korban.

Tiba –  tiba datang ayah korban yakni Benny Mamalanggo bersama seorang pria berinisial Barto, yang diduga sudah mengkonsumsi miras. Setibanya dirumah , ayah korban marah – marah  dan langsung menampar korban, kakak korban Alfira Mamalanggo dan adik korban Agnes Mamalanggo.

Tak puas setelah menampar korban dan saudaranya, ayah korban langung membanting kursi dan meja yang ada didalam rumah.

Emosi yang tak terlampiaskan membuat ayah korban langsung meninggalkan rumah. Saksi PA pun langsung meninggalkan rumah dan pergi ke rumah tetangga. Tak berselang lama, saksi mendengar teriakan saksi OA yang merupakan ibu korban. Korban yang sudah mualai tak sadarkan diri, sempat diberikan pertolongan pertama oleh pihak keluarga, namun tak ayal masa hidup korban harus berakhir tak lama kemudian.

Kapolsek Melonguane menuturkan bahwa pihaknya sudah menerima surat pernyataan dari pihak keluarga agar tidak dilakukan Outopsi.

“Bahwa diduga penyebab korban meminum racun tersebut karena adanya pertengkaran sebelumnya antara korban dan ayahnya. Atas pertimbangan pihak keluarga korban, maka pihak keluarga menolak dilakukan Outopsi korban dan telah meyakini meninggalnya korban, akibat meminum racun serangga merk Spontan. Selanjutnya akan dibuatkan Surat Pernyataan Penolakan Outopsi dan BA. Penolakan Outopsi serta mindik lainnya. Bahwa saat ini jenasah korban telah dibawa pulang dari RSUD Talaud menuju rumah korban,” pungkas Kapolsek Melonguane Ipda Dedy Matahari.

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?