Connect with us

Bitung

Terkait Kasus Bantuan Cool Storage dan Mesin Es Balok, Giliran Adri Mawengkang Diperiksa Kejaksaan

Dimuat

pada

Adri Mawengkang keluar dari Kantor Kejari Bitung, Selasa (25/01/2022).

BITUNG–Kasus dugaan penyalagunaan bantuan Kementerian Perindustrian Perdagangan (Perindag) berupa mesin pembuat es balok dan mini cool storage yang diduga telah diambil oknum anggota DPRD, Nabsar Badoa pada 2010 silam terus bergulir.

Buktinya, Selasa (25/01/2022), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bitung kembali memanggil dan memeriksa mantan Kepala Dinas Perindag Kota Bitung, Adri Mawengkang.

Terpantau media ini, Adri hanya sendiri  tiba di kantor Kejari Bitung sekitar pukul 09.15 Wita. Adri terlihat berjalan sedikit pelan dengan langkah terseok-seok saat masuk dan keluar kantor Kejaksaan. Hal itu kabarnya disebabkan lelaki paru baya itu baru sembuh dari sakitnya.

Sebelum masuk ke ruangan Kajari Bitung, Frenkie Son. Adri sempat duduk dan menunggu di ruang tunggu. Setelah beberapa saat barulah kemudian terlihat masuk ke ruangan Frenkie.

Kurang lebih, satu jam diperiksa yakni sekitar pukul 10.45 Wita. Adri kemudian keluar dari ruangan Kajari. Saat dicegat sejumlah awak media untuk diwawancarai mengenai kedatangannya di Kantor Korps Adhyaksa itu. Adri memilih untuk tidak berkomentar lebih dan berjalan keluar menaiki mobil warna hitam jenis Ayla DB 1813 CC.

“Tanya jo pak Kajari,” ucap Adri, saat ditanya awak media perihal kehadirannya di Kantor Kejari Bitung, sambil melangkah pergi.

Sementara itu, Kajari Bitung, Frenkie Son kepada awak media masih enggan memberikan tanggapan. Frenkie mengatakan kasus tersebut masih dalam proses lidik.

“Hehehe masih no coment. Sementara berproses,” ujar Frenkie.

Diketahui, Adri Mawengkang diperiksa Kejari Bitung terkait dengan keterlibatan dirinya sebagai mantan Kadis Perindag Kota Bitung dalam dugaan kasus bantuan Kementerian Perindag, di Kelurahan Batuputih, Kecamatan Ranowulu. Dimana sebelumnya pihak Kejari Bitung juga sudah melakukan pemanggilan dan telah memeriksa Ketua PKP Bitung, Nabsar Badoa dalam kasus tersebut.

(JamalGani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?