Connect with us

Kepulauan Talaud

Terlibat Lakalantas Tunggal Tanpa TNKB, Kades Malat Utara Alami Kondisi Ini!

Dimuat

pada

Korban Lakalantas Tunggal yang diketahui sebagai Kades Malat Utara mengalami luka parah pada bagian paha sebelah kiri. //foto: istimewa.

MELONGUANE – Kecelakaan Lalu Lintas kembali terjadi di ruas jalan raya Kelurahan Melonguane Barat Kabupaten Kepulauan Talaud pada Selasa (27/04/2021) sekira pukul 03.00 wita dini hari.

Kejadian ini dialami oleh dua orang pria asal Desa Malat Kecamatan Gemeh yakni VR (30) dan MMM (36). Korban VR mengalami luka ringan sementara itu lelaki MMM alias ‘Melky’ yang diketahui merupakan Kepala Desa Malat Utara mengalami luka parah pada bagian paha sebelah kiri.

Unit Lakalantas Polres Kepulauan Talaud selanjutnya mendatangi TKP dan melakukan olah TKP dan menemukan kendaraan Honda CBR warna merah tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Menurut Kasat Lantas melalui Kanit Lakalantas Polres Talaud Aipda Rusman Landa bahwa pada pukul 03.00 wita diruas jalan raya Kelurahan Melonguane tepatnya di depan Kios Rojo telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal dimana kendaraan roda dua yakni jenis Honda Vario CBR warna merah yang belum diketahui pengendaranya serta orang yang berboncengan dengan pengendara tersebut, keduanya mengalami Lakalantas Tunggal karena ditemukan dalam kondisi mabuk.

“Diduga salah satu Penyebab Kecelakaan diakibatkan oleh faktor manusia yang telah mengkonsumsi minuman beralkohol saat berkendara sehingga kejadian ini merupakan murni Lakalantas Tunggal. Kebetulan TKPnya bertepatan di jalan dekat bandara tepatnya didepan kost Anggota Resmob Brigpol Ronal Lantaa. Sehingga Brigpol Ronal yang melihat kejadian itu kemudian menghubungi piket lantas serta ikut membantu evakusi korban ke Rumah Sakit,” ujar Aipda Rusman.

Sambungnya bahwa kondisi korban MMM ‘Melky’ yang diketahui sebagai Kades Malat mengalami fraktur femur atau patah tulang bagian femur/paha sampai keluar dari bagian daging. “Korban selanjutnya langsung di bawa ke RSUD Talaud di Mala untuk mendapatkan perawatan dari medis dan sampai sekarang belum bisa dimintai keterangan.Sementara untuk total kerugian material diperkirakan sebanyak Rp.500.000 (Lima Ratus Ribu Rupiah),” ungkapnya.

Menindaklanjuti kejadian ini, Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Alam Kusuma S Irawan menghimbau agar masyarakat mentaati aturan lalu lintas dan selalu memperhatikan keselamatan dalam berkendara dengan tidak mengkonsumsi miras.

“Dalam keadaan capek atau mengantuk sebaiknya beristirahatlah terlebih dahulu, bahkan selalu patuhi aturan berlalu lintas dan tidak mengendarai kendaraan dalam kecepatan tinggi,” jelas Kapolres. (tni)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?