Connect with us

Bitung

Tertimbun Tanggul Pasir Ambruk, Gabriel Bocah 3 Tahun Meninggal Dunia

Dimuat

pada

BITUNG—Gabriel Agustinus Balongpapung, bocah yang baru berumur tiga tahun meninggal dunia akibat tertimbun tanggul pasir penahan tebing yang ambruk. 

Peristiwa naas itu terjadi pada hari Senin (22/02/2021), sekitar pukul 23.00 Wita, di Lingkungan, VI, RT 03 Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung. 

Saat itu, korban bersama kedua anggota keluarganya sedang tertidur lelap di kamar kakeknya yang bernama Yusuf Surupati (57). Namun, tiba-tiba tanggul disamping rumah itu ambruk dan menimpa mereka. 

“Saat itu kami berempat sedang tidur didalam kamar. Tiba-tiba dinding kamar runtuh dan menimpa kami semua. Saya tertimpa balok dan batako sedangkan cucu saya Gabriel (korban, red) tertimbun pasir. Mungkin itu yang membuatnya kesulitan bernafas sehingga meninggal dunia,” jelas Yusuf. 

“Selain Gabriel.  Empat orang anak saya serta cucu dan menantu saya mengalami luka-luka akibat peristiwa itu. Jadi semuanya kami yang menjadi korban ada enam orang,” tambah Yusuf. 

Akibat dari peristiwa itu, rumah Yusuf mengalami rusak berat dan sudah tidak layak lagi untuk ditempati. Alhasil, Yusuf berserta anggota keluarganya terpaksa harus diungsikan ke rumah sanak keluarganya yang lain untuk sementara waktu. Sedangkan untuk korban lainya harus dilarikan ke RS untuk mendapatkan perawatan medis. 

Camat Girian, Muslih Antameng saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa yang telah menelan korban tersebut. 

“Iya benar. Longsor menimpa satu rumah non permanen dan satunya lagi permananen. Milik dari Keluarga Surupati-Takaliwang dan Keluarga Takalawangeng-surupati. Dari dua keluarga ini total ada 11 orang. Yang empat orang saat ini sementara mendapatkan perawatan di RS. Dan satu korban meninggal dunia yaitu Gabriel umur tiga tahun,” jelas Antameng. 

Antameng juga menambahkan, masyarakat yang berada disekitar lokasi longsoran telah di evakuasi sementara. Hal ini kata dia, mencegah jangan sampai terjadi longsor susulan. 

“Karena di lokasi itu belum aman serta terlihat sangat rawan akibat terjadi longsor tersebut. Makanya masyarakat lain kita relokasi ke tempat lain untuk sementara waktu,” ujarnya sembari menambahkan, kedepan akan dibuatkan tanggul yang lebih kokoh dan permanen. 

Lanjutnya mengatakan, jika pihaknya bersama Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung sudah menyerahkan bantuan kepada keluarga korban berupa, sembako, kasur, selimut dan peralatan dapur untuk para korban.

“Pihak pemerintah kecamatan dan BPBD Kota Bitung sudah mendatangi lokasi dan menyerahkan bantuan kepada keluarga korban,” terang Antameng. 

Adapun korban yang mengalami luka akibat longsor tersebut yakni,

Yusuf Surupati  ( 57 thn ) 

Sisilia Yahya ( 23 thn) 

Fadil Surupati ( 11 thn) 

Alfin Surupati ( 4 thn) 

(*/Jamal Gani)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?