Connect with us

Kepulauan Talaud

Tim SFQR Lanal Melonguane Ungkap Temuan 25 Kardus ‘Cap Tikus’ Via Kapal Penumpang Manado-Talaud

Dimuat

pada

Tim SFQR Lanal Melonguane saat menyita sejumlah barang bukti miras jenis 'Cap Tikus' via kapal laut di Pelabuhan Lirung dan Melonguane, Sabtu (1/5/2021) pagi. //foto: istimewa.

MELONGUANE – Lanal Melonguane melalui Tim SFQR usai menerima informasi intelejen pada malam sebelumnya mengenai aktifitas pengiriman Minuman Keras ‘Miras’ ilegal jenis Cap Tikus di dua kapal penumpang jurusan Manado-Talaud langsung bergerak cepat.

Dengan menggunakan Sea Rider yang di nahkodai oleh Tim SFQR Laut dan Mobil SFQR via Darat langsung meluncur dari Makolanal Melonguane menuju ke Pelabuhan Lirung dan Pelabuhan Melonguane, pada Sabtu (1/5/2021) pagi.

Setelah Tim SFQR Laut melaksanakan pemeriksaan ruangan kapal yang ditambah dengan pengembangan pemeriksaan ruangan-ruangan kapal di tiga pelabuhan utama (Lirung, Melonguane dan Beo) Tim SFQR Laut dan Darat berhasil mengamankan total 25 kardus Miras ilegal jenis Cap Tikus yang dikemas dalam botol-botol plastik air mineral bahkan dalam bungkusan plastik.

Tim SFQR Lanal Melonguane yang merupakan gabungan dari personel intelijen, Patroli Keamanan Laut (Patkamla-red) Polisi Militer dan Kesehatan kemudian mengamankan barang bukti miras cap tikus tersebut ke Kantor Pomal Lanal Melonguane.

Mengenai temuan ini Danlanal Melonguane Letkol Marinir Adi Sucipto, ST, ,M.Tr.Hanla menyampaikan bahwa akan mengoptimalkan Tim SFQR Lanal Melonguane sebagai Tim Pemukul Reaksi Cepat Lanal Melonguane dalam menindaklanjuti berbagai kerawanan dan ancaman yang ada atau yang akan masuk di wilayah perbatasan yang menjadi wilayah kerjanya.

“Upaya penangkalan atau pencegahan juga mitigasi ataupun penindakan akan terus dilakukan dan tingkatkan. Kami tidak pernah lelah untuk menjaga perbatasan ini. Jadi bagi pelaku yang terus mau kucing-kucingan dengan aparat, silahkan saja. Sampai saat ini kami masih sangat persuasif, namun suatu saat nanti kami akan mengambil tindakan tegas dengan melanjutkan proses hukum bagi pelaku,” ungkapnya Danlanal Melonguane.

Kami pun mengimbau agar masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud bersama-sama menjaga keamanan di wilayah perbatasan ini, terutama menghindari hal-hal yang bertentangan dengan hukum dan atau dapat merugikan generasi muda penerus bangsa.

“Mari bersama-sama secara bertahap kita tinggalkan hal-hal yang kurang bermanfaat, hal yang melanggar hukum atau yang dapat menimbulkan kerawanan bahkan ancaman termasuk yang dapat merusak masa depan generasi muda penerus kita,” tutur Pamen berpangkat Letkol Marinir yang pernah bertugas di Batalyon Polisi Militer Marinir serta mengenyam pendidikan Kursus Perwira Penyelidikan Kriminal dan Pengamanan Fisik POM TNI. (tni)

Lanjut Membaca
Iklan
Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan
error: Content is protected !!
×

Halo!

Klik salah satu perwakilan kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp

× Hubungi Redaksi?